Festival Muharram Jadi Ruang Penggerak Ekonomi Masyarakat Lombok Timur
Lombok Timur (NTBSatu) – Festival Muharram 1448 Hijriah di Kabupaten Lombok Timur tidak hanya menjadi perayaan Tahun Baru Islam, tetapi juga diarahkan sebagai ruang untuk menggerakkan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pelaku seni budaya lokal.
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menilai, penguatan ekonomi masyarakat harus menjadi perhatian utama meskipun pertumbuhan ekonomi daerah menunjukkan tren peningkatan. Pada akhir 2025, pertumbuhan ekonomi Lombok Timur tercatat berada di kisaran empat persen. Angka tersebut meningkat menjadi sekitar tujuh persen pada triwulan pertama 2026.
Wakil Bupati Lombok Timur, Moh. Edwin Hadiwijaya menyampaikan, pemerintah daerah masih perlu bekerja lebih keras untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berada pada kategori desil 1 hingga desil 5 meskipun pertumbuhan ekonomi mengalami peningkatan.
Karena itu, pemerintah daerah akan menempatkan penguatan ekonomi masyarakat sebagai salah satu fokus program pada tahun 2027. Menurutnya, festival akan menjadi sarana penguatan UMKM dan perputaran ekonomi masyarakat di setiap kecamatan.
“Festival dan berbagai kegiatan yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat harus terus ditumbuhkembangkan di seluruh kecamatan,” ujarnya, Selasa, 16 Juni 2026.
Tingginya Antusiasme Masyarakat
Semangat tersebut terlihat dari tingginya antusiasme pelaku UMKM untuk berpartisipasi dalam festival. Tercatat sekitar 150 pelaku UMKM berminat mengikuti kegiatan tersebut. Namun, keterbatasan lokasi membuat panitia hanya dapat menyediakan 37 stan, sementara pelaku UMKM lainnya tetap berpartisipasi secara mandiri.
Selain menjadi ruang promosi produk lokal, Festival Muharram juga menghadirkan berbagai layanan publik melalui stan organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari perpustakaan keliling dan pojok baca, layanan penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA), hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
Tidak hanya itu, festival turut menjadi wadah bagi pelaku seni dan budaya lokal melalui berbagai pertunjukan seperti hadrah, wayang kulit, cilokaq, penampilan band lokal, serta atraksi seni dari pelajar SMA se-Kabupaten Lombok Timur.
Panitia pelaksana mengusung tema “Menebar Semangat Hijrah Mewujudkan Lombok Timur SMART”. Tema tersebut menjadi refleksi semangat hijrah, yakni perubahan menuju kondisi yang lebih baik. Mulai dari penguatan nilai religius hingga pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Rangkaian Festival Muharram 1448 Hijriah akan mencapai puncaknya pada 21 Juni mendatang. Dengan menghadirkan sejumlah musisi nasional, seperti Band GIGI, Bams, John Paul Ivan, serta Bapack Guru. (*)




