Lombok Tengah

Stafsus Presiden Zita Anjani Turun Langsung ke Desa Adat Sade, Dorong Restorasi Utuh Usai Kebakaran

Lombok Tengah (NTBSatu) – Staf Khusus (Stafsus) Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani turun langsung di lokasi kebakaran Desa Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Minggu, 23 Agustus 2026.

Ia melihat kondisi kawasan setelah kebakaran. Dalam kunjungan itu, Zita juga menyerahkan bantuan hasil kolaborasi dengan sejumlah pihak. Termasuk BUMN dan Kementerian Desa. Ia juga turut membawa bantuan pribadi.

Zita menjelaskan, Desa Sade memiliki nilai sejarah, budaya, dan adat yang kuat. Menurutnya, wisatawan lokal maupun mancanegara juga banyak mengunjungi kawasan tersebut saat datang ke Lombok. Karena itu, ia mendorong restorasi menyeluruh di Dusun Adat Sade. .

IKLAN

“Desa Sade ini bukan hanya sekadar desa wisata, tetapi merupakan salah satu situs sejarah dan budaya, sekaligus destinasi pariwisata yang telah mengharumkan nama Indonesia,” kata Zita.

Zita menilai, penanganan Sade tidak cukup dengan membersihkan sisa kebakaran. Ia mendorong pemerintah dan pihak terkait melakukan restorasi secara menyeluruh. Langkah tersebut penting untuk menjaga karakter dan nilai budaya Sade.

“Kita akan berupaya melakukan restorasi Desa Sade secara utuh, sehingga nilai sejarah, budaya, adat, dan pariwisatanya dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

IKLAN

Tanggung Jawab Bersama

Zita menyebut, pemulihan Sade menjadi tanggung jawab bersama. Dalam kunjungan tersebut, ia datang bersama perwakilan Kementerian Desa dan Bappenas untuk melihat langsung kondisi kawasan.

Selain melihat bangunan yang terdampak, Zita juga menyoroti penerangan di kawasan Sade. Ia menyebut pihaknya turut melihat kebutuhan lampu di kawasan tersebut.

“Kita juga ingin melihat kondisi penerangan atau lampu di Desa Sade. Hari ini ada beberapa bantuan melalui kolaborasi dengan teman-teman dari BUMN,” katanya.

Zita berharap perhatian terhadap Desa Sade terus berlanjut setelah kebakaran. Ia menyebut Sade sebagai warisan budaya yang harus kita jaga bersama. Menurutnya, nilai sejarah, budaya, adat, dan pariwisata Sade harus tetap hidup untuk generasi berikutnya. (*)

Artikel Terkait