Pemkab Lobar Buka Jalur Magang Jepang 2026, Seleksi Gratis Tapi Tidak Instan
Lombok Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat (Lobar), membuka kesempatan bagi pemuda untuk mengikuti Program Magang ke Jepang.
Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini alias LAZ mengatakan, peserta wajib mengikuti pelatihan sebelum berangkat. Seleksi program magang ke Jepang ini juga cukup ketat.
“Program magang ke Jepang ini syaratnya dia harus lulus dulu untuk pelatihannya, jadi seleksinya ketat nanti,” ujar LAZ, Jumat, 12 Juni 2026, sore.
Menurutnya, Pemkab Lobar telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk mendukung program tersebut.
“Makanya kita fasilitasi dulu untuk pelatihan bahasanya. Kita sudah kerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja,” katanya.
Ia menjelaskan, peserta juga harus mengikuti pelatihan dasar bahasa Jepang dan materi pendukung lainnya. “Ada syaratnya yang harus diikuti dulu. Ada pelatihan dasar bahasa Jepang dan sebagainya,” lanjutnya.
LAZ menegaskan, pemerintah daerah juga membantu proses keberangkatan peserta yang lolos. “Nanti kita fasilitasi untuk berangkatnya kerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja,” ujarnya.
Pendaftaran Hingga 24 Juni
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Lombok Barat, Rizky Bani Adam mengatakan, program tersebut merupakan kerja sama resmi pemerintah Indonesia dan Jepang.
“Magang itu program kerja sama antara Kementerian Tenaga Kerja dengan Pemerintah Jepang,” katanya.
Pendaftaran buka hingga 24 Juni 2026 melalui Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Lobar.
“Biasanya lewat BLK atau lainnya. Tapi kali ini lewat dinas kita buka,” jelas Rizky.
Ia menambahkan, masyarakat dapat berkoordinasi langsung dengan Dinas Perinkop UKM untuk informasi teknis.
Tahapan Seleksi
Peserta program magang Jepang harus melewati 11 tahapan seleksi. Tahapan itu meliputi seleksi administrasi, tes matematika dasar, tes fisik, wawancara, pemeriksaan kesehatan, hingga tes bahasa Jepang.
Peserta yang lolos kemudian mengurus paspor, mengikuti pelatihan pra-keberangkatan, lalu berangkat ke Jepang. Masa magang berlangsung tiga tahun dan dapat perpanjang hingga lima tahun.
Program ini tidak memungut biaya seleksi. Pemerintah bersama IM Japan juga menanggung biaya seleksi, penempatan, keberangkatan, dan kepulangan peserta.
Namun, peserta tetap menanggung biaya pelatihan pra-seleksi, pemeriksaan kesehatan, pembuatan paspor, serta kebutuhan hidup selama masa pelatihan.
Program tersebut terbuka bagi pria yang sehat jasmani dan rohani serta bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Usia peserta maksimal 26 tahun. Sebelum seleksi, peserta mendapat pembekalan bahasa Jepang, matematika dasar, budaya kerja Jepang, pelatihan fisik, hingga pembentukan mental dan disiplin kerja.
Bidang magang yang tersedia cukup beragam, mulai dari manufaktur, teknik konstruksi, care worker, pertanian, perikanan, hingga perakitan mesin listrik. Pendaftaran bisa melalui Dinas Perinkop UKM dan Tenaga Kerja Lobar di Gerung.
Program ini menjadi peluang bagi pemuda Lombok Barat untuk memperoleh pengalaman kerja internasional melalui jalur resmi pemerintah. (*)




