Sumbawa Barat

Polsek Seteluk Perkuat Edukasi Masyarakat Cegah PMI Ilegal

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Jajaran Polres Sumbawa Barat, terus memperkuat benteng pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Kali ini, Polsek Seteluk terjun langsung menyasar warga di Desa Persiapan Seteluk Rea, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat pada Rabu, 13 Mei 2026.

Kegiatan edukasi ini dipimpin oleh Aipda L. Muh Ali S. bersama Bripka M. Taufik dan Brigpol Putra Satria. Mereka memberikan pemahaman mendalam mengenai risiko besar menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) tanpa prosedur resmi.

Petugas menekankan, jalur ilegal sangat rentan terhadap eksploitasi dan kekerasan di luar negeri. Ia meminta masyarakat tidak mudah tergiur iming-iming gaji besar dari calo yang tidak bertanggung jawab.

IKLAN

Selain itu, juga mengimbau warga untuk saling menjaga dengan menyebarkan informasi ini kepada keluarga dan tetangga. Langkah kolaboratif ini dinilai efektif untuk menutup celah ruang gerak sindikat pengiriman PMI non-prosedural.

Kasi Humas Polres Sumbawa Barat, Iptu Ardiyatmaja menyebut, sosialisasi ini sebagai langkah preventif prioritas kepolisian. Tujuannya yakni melindungi warga agar tidak menjadi korban penipuan yang merugikan secara materi maupun nyawa.

Ardiyatmaja berharap, kesadaran kolektif masyarakat dapat menekan praktik pemberangkatan tenaga kerja ilegal. Dengan prosedur yang benar, hak-hak pekerja selama berada di negara tujuan akan lebih terjamin oleh negara.

IKLAN

Ardiyatmaja menyampaikan pesan penting terkait keamanan dokumen dan kepastian hukum. Ia menekankan, jalur resmi adalah satu-satunya cara aman untuk mengadu nasib di luar negeri.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu mengikuti prosedur resmi agar terhindar dari berbagai persoalan hukum maupun tindak pidana perdagangan orang,” tegas Ardiyatmaja.

Berdasarkan pantauan di lapangan, warga mulai menyadari bahaya laten yang mengancam jika nekat menggunakan jasa PJTKI ilegal. Respons positif terlihat dari antusiasme masyarakat dalam memahami materi yang petugas sampaikan.

Ke depan, harapannya warga Seteluk semakin selektif dan waspada dalam memilah proses perekrutan tenaga kerja. Harapannya, wilayah Seteluk Rea bersih dari pengiriman pekerja migran ilegal secara permanen. (Andini)

Artikel Terkait

Back to top button