Sekarbela Jadi Titik Awal Pengerjaan SPAL-DT di Mataram
Mataram (NTBSatu) – Pengerjaan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPAL-DT) di Kota Mataram, mulai terlaksana. Tahap awal pengerjaan berada di Kecamatan Sekarbela sebagai titik pertama pemasangan jaringan pipa proyek senilai Rp700 miliar tersebut.
Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) NTB, Dades Prinandes mengatakan, proses pengerjaan fisik saat ini sudah mulai berjalan. Hal ini setelah tahapan persiapan dan sosialisasi sejak beberapa tahun terakhir.
“Iya sekarang untuk pengerjaan pemasangan pipa SPAL-DT sudah dimulai,” ujarnya, Kamis, 21 Mei 2026.
Menurutnya, proyek SPAL-DT merupakan program besar yang telah direncanakan sejak 2018 dan akhirnya mendapat dukungan pembiayaan dari Bank Dunia melalui Pemerintah Pusat. Pengerjaan proyek dengan skema multiyears hingga 2029.
“Memang ini nilainya sangat besar, habis Rp700 miliar,” katanya.
Sebelum pemasangan, BPBPK NTB bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram telah melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat sejak 2025. Sosialisasi mulai dari tingkat lingkungan hingga calon penerima manfaat sambungan rumah tangga.
Dades menegaskan, penyambungan ke rumah warga hanya apabila masyarakat telah menyetujui pemasangan SPAL-DT. “Kalau warga sudah setuju baru kita lakukan penyambungan. Tetapi penyambungan di depan rumah warga atau di jalan tetap kita laksanakan,” ungkapnya.
Pembangunan SPAL-DT bertujuan untuk menciptakan sistem sanitasi terpadu yang lebih aman dan modern di Kota Mataram, melalui pengolahan limbah rumah tangga secara terpusat.
Nantinya limbah akan dipisahkan antara lumpur tinja dan cairan, kemudian diolah hingga cairannya dapat dinetralisir sebelum dialirkan kembali ke lingkungan.
Ia menjelaskan, apabila ada warga yang belum berminat, maka petugas hanya akan memasang books teknis di depan rumah tanpa melanjutkan sambungan ke dalam rumah.
Sesuai rencana, proyek SPAL-DT akan melayani sekitar 13.500 sambungan rumah tangga di wilayah Ampenan dan Sekarbela. Pihaknya menargetkan, sebanyak empat ribu sambungan dapat terpasang pada tahap awal 2026
“Kita harapkan nanti mulai 2027 untuk penyambungan pipa. Tahun 2026 ini masih pengerjaan pemasangan pipa besar di jalan,” jelasnya. (*)




