Kota Mataram

Rusunawa Selagalas Berusia 18 Tahun, Pemkot Mataram Siapkan Rp200 Juta untuk Renovasi

Mataram (NTBSatu)Pemkot Mataram menyiapkan anggaran Rp200 juta untuk pemeliharaan dan perbaikan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Selagalas, Kecamatan Sandubaya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Mataram, M Nazarudin Fikri mengatakan anggaran tersebut masuk APBD Perubahan 2026. Pemkot Mataram memprioritaskan pengecatan tembok bagian luar.

“Anggaran sudah ada nanti, melalui APBD Perubahan Tahun 2026,” kata Nazarudin Fikri, Jumat, 14 Agustus 2026.

IKLAN

Rusunawa Selagalas menjadi rusunawa pertama yang pemerintah pusat bangun untuk Kota Mataram pada 2008. Usianya kini mencapai 18 tahun sehingga membutuhkan perawatan lebih lanjut.

Kota Mataram memiliki empat unit rusunawa. Setelah Selagalas, pemerintah membangun Rusunawa Montong Are pada 2015, Rusunawa Mandalika pada 2017, serta Rusunawa Bintaro untuk nelayan pada 2021.

Menurut Nazarudin, anggaran Rp200 juta fokus untuk mengecat tembok bagian luar. Pemkot Mataram akan mengusulkan pengecatan bagian dalam melalui anggaran berikutnya.

Pekerjaan pengecatan membutuhkan anggaran cukup besar. Rusunawa Selagalas memiliki empat lantai dengan dua tower sehingga luas dan tinggi dinding turut memengaruhi kebutuhan biaya.

“Jika tidak dicat, secara tampilan tidak bagus, selain itu konstruksi besi bisa berkarat,” ujarnya.

Pemkot Mataram juga menilai pemeliharaan penting untuk menjaga kondisi bangunan sekaligus memperpanjang usia aset. Pemerintah pusat membiayai pembangunan empat rusunawa tersebut, sedangkan pemerintah daerah menyiapkan lahan pembangunan.

Karena itu, pemerintah daerah perlu menjaga fasilitas yang sudah tersedia. Pemeliharaan berkala juga menjadi bagian penting dalam penilaian pemerintah pusat terhadap pengelolaan aset.

“Jangan sampai daerah hanya pandai mengusulkan, namun lemah untuk pemeliharaan bangunan yang sudah dibiayai pembangunannya,” katanya.

Setelah pengecatan di Selagalas rampung, pihaknya akan mengusulkan anggaran pemeliharaan bagi rusunawa lainnya.

“Setelah pengecatan Rusunawa Selagalas selesai, kami akan mengusulkan untuk pembiayaan pemeliharaan di lokasi lainnya,” kata Nazarudin. (*)

Artikel Terkait