Kota Mataram

Penyaluran Bantuan Pangan Kota Mataram Molor Dua Bulan

Mataram (NTBSatu) – Distribusi bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng jatah triwulan kedua tahun 2026 bagi warga Kota Mataram, dipastikan molor.

Penyebab mandeknya penyaluran hak masyarakat ini, karena tidak siapnya karung kemasan milik Perum Bulog.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram, Sudirman mengungkapkan, stok komoditas sebenarnya aman dan telah tersedia. Namun, proses pengemasan terbentur kendala teknis logistik.

IKLAN

“Kemarin kami menerima informasi resmi dari Bulog, karung berasnya yang ternyata belum siap. Kalau minyak dengan berasnya sudah oke, tidak ada masalah. Tapi karung pembungkus beras itu yang belum clear sampai sekarang,” ujar Sudirman saat dikonfirmasi, Kamis, 4 Juni 2026.

Hingga kini, Perum Bulog belum menyampaikan target pasti penyelesaian pengadaan karung kemasan tersebut. Meski demikian, Sudirman mengklaim keterlambatan ini belum memicu kegaduhan masyarakat bawah.

Pihaknya bergerak cepat melakukan koordinasi serta menyosialisasikan situasi tersebut menuju tingkat kelurahan dan kecamatan.

IKLAN

Jadwal Distribusi Bergeser

Akibat kemacetan logistik kemasan, jatah bantuan yang seharusnya terjadwal pada periode April dan Mei terpaksa bergeser hingga memasuki awal Juni.

Padahal, penyaluran jatah awal tahun sempat berjalan tepat waktu.

“Masyarakat baru menerima jatah Januari-Februari. Seharusnya jatah Maret-April sudah cair Mei kemarin, bulan lalu. Ini sudah masuk Juni, berarti jatah triwulan kedua memang belum tersalurkan sama sekali,” urai Sudirman.

46.983 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)

Kendati demikian, Sudirman mengatakan masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan ketersediaan pangan. Kendala yang terjadi murni urusan bungkus komoditas.

“Malah dugaan awal kami minyaknya yang belum siap, ternyata justru karung berasnya. Kalau masalah beras dan minyaknya sudah ada, stoknya sangat aman di gudang,” tambahnya.

Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram berjanji terus memantau dan mendesak Bulog agar urusan kemasan ini segera tuntas, sehingga bantuan bisa langsung mengalir ke tangan penerima manfaat.

Adapun program bantuan pangan wilayah Kota Mataram menyasar 46.983 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Setiap KPM berhak mendapatkan paket Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) melalui kantor lurah setempat berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng yang merupakan akumulasi jatah dua bulan. (*)

Artikel Terkait

Back to top button