Anggaran Tinggal Rp1,5 Miliar, Dispar Mataram Coret Sejumlah “Event” Besar
Mataram (NTBSatu) — Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram memangkas sejumlah agenda pariwisata tahun ini setelah anggaran dinas menyusut akibat kebijakan efisiensi dari pusat.
Kondisi tersebut membuat Dinas Pariwisata Mataram menghapus sejumlah event besar tahunan. Dinas kini fokus menjalankan kegiatan rutin berskala kecil. Hanya satu agenda festival yang tetap masuk rencana, yakni Festival Film Sangkareang.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Mataram, Leni Oktavia, mengatakan pemangkasan anggaran membuat pihaknya harus menyesuaikan skala kegiatan pariwisata.
“Jadi hanya kegiatan-kegiatan kecil ini saja yang bisa kita laksanakan. Sementara event besar lain seperti Festival Mutiara dan agenda lainnya tidak bisa kita laksanakan, semuanya terpaksa dihapus untuk tahun ini. Kami berharap masyarakat dapat memaklumi dan bersabar,” ujar Leni, Rabu, 12 Agustus 2026.
Anggaran Tersisa Rp1,5 Miliar
Leni menyebut, anggaran Dinas Pariwisata Mataram tahun ini hanya sekitar Rp1,5 miliar. Jumlah tersebut turun sekitar Rp3 miliar-Rp4 miliar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Menurut Leni, sebagian besar anggaran tersebut harus memenuhi kebutuhan operasional rutin dinas. Karena itu, ruang untuk menggelar kegiatan berskala besar semakin terbatas.
“Anggaran kita berkurang sekitar Rp3 sampai Rp4 miliar. Tahun ini hanya ada sekitar Rp1,5 miliar sekian, dan itu pun utamanya untuk operasional rutin. Makanya kita hanya bertumpu pada kegiatan-kegiatan kecil saja,” jelasnya.
Meski memangkas sejumlah agenda besar, Dinas Pariwisata Mataram tetap menyiapkan Festival Film Sangkareang pada Oktober mendatang. Leni mengatakan festival tersebut mendapat perhatian khusus dari Wali Kota Mataram.
Pimpinan daerah meminta Dinas Pariwisata tetap menjalankan agenda tersebut meski anggaran terbatas.
“Hanya Festival Film Sangkareang ini yang tetap kita pertahankan di antara event lain yang terhapus. Ini merupakan titipan langsung dari Pak Wali Kota yang mengharapkan festival tersebut tetap berjalan,” pungkas Leni. (*)




