Mataram (NTBSatu) – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) NTB, resmi memulai pertandingan cabang olahraga (cabor) panjat tebing Porprov NTB di wall climbing Gelanggang Pemuda, Mataram pada Sabtu malam, 18 Juli 2026.
Pada momen itu, Ketua Umum FPTI NTB, Nadirah Al Habsyi, mengungkapkan komitmennya untuk mengembalikan kejayaan panjat tebing. “Tekad kami, mengembalikan kejayaan panjat tebing NTB,” kata Nadirah dalam sambutannya.
Oleh karena itu, Nadirah menaruh harapan besar kepada pengurus FPTI Kabupaten dan Kota serta atlet untuk mengangkat nama baik NTB di kancah nasional khususnya PON.
Hadir Wakil Ketua KONI NTB Bidang Organisasi, Hunandiati Nurdin, pengurus cabang Kabupaten dan Kota, serta kontingen yang ikut pertandingan.
Nadirah yang juga Ketua DPW PBB NTB mengungkapkan, Provinsi NTB pernah menggondol tiga medali saat PON XX Papua. Sekaligus berkontribusi mencetak rekor perolehan 15 medali emas untuk NTB. Namun saat PON XXI Aceh – Sumut, gagal mempertahankan prestasi.
“Saya tidak tahu apa kendalanya. Tapi ini bagian dari introspeksi kita bersama,” ujar anggota DPRD NTB ini.
Atlet Terbaik untuk PON XXII
FPTI NTB memanfaatkan Porprov XII NTB 2026 untuk memetakan potensi atlet daerah sekaligus menjaring atlet terbaik menuju PON XXII NTB – NTT 2028.
Sebanyak 109 atlet mengikuti Porprov XII NTB 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 65 atlet putra dan 44 atlet putri. Panitia mempertandingkan 18 nomor lomba.
Sebelum pembukaan, panitia lebih dulu menggelar dua nomor lomba. Atlet Dompu memenangi kategori speed putri, sementara Kota Bima menjadi juara kategori speed putra.
Kembali ke PON 2028, Nadirah bertekad menjadikan Porprov sebagai ajang persiapan terbaik. “Kita belajar dari PON Papua, semangat atlet luar biasa, sehingga tiga medali emas, kita ulangi lagi,” tegasnya.
Selain sudah mengantongi nama nama atlet potensi atlet, Porprov saja tidak cukup. Masih ada tekad lainnya, dengan menggelar kejuaraan nasional di NTB dua kali dalam setahun.
Nadirah mengatakan, agenda terdekat FPTI NTB adalah menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) tingkat pelajar pada September 2026. Kabupaten Dompu akan menjadi tuan rumah ajang tersebut.
Selanjutnya yang sudah masuk dalam jadwal, kejurnas kategori usia dan umum. “Kejuaraan kejuaraan kita akan gelar dua kali dalam setahun,” tutupnya. (*)




