Kebakaran di Gunung Rinjani, Api Membesar di Bukit Propok
Mataram (NTBSatu) – Kebakaran lahan melanda kawasan Propok, yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Selasa, 2 Juni 2026.
Peristiwa tersebut terdeteksi sejak siang hari dan terus membesar, hingga api terlihat jelas oleh masyarakat dari kejauhan pada malam hari.
Kepala Subbagian Tata Usaha (KSBTU) Balai TNGR, Astekita Ardiaristo, membenarkan peristiwa tersebut. “Iya, tadi siang dapat laporannya,” ujarnya pada NTBSatu, Selasa, 2 Juni 2026.
Hingga pukul 18.56 Wita, kobaran api di sekitar area perbukitan terlihat kian meluas. Berdasarkan video yang beredar, kebakaran tersebut menciptakan pemandangan kontras di tengah kegelapan malam.
Selain itu, dari pemukiman warga, terlihat jelas rona merah membara akibat kobaran api yang melalap vegetasi di puncak bukit.
Di sisi lain, asap tebal berwarna gelap juga tampak membumbung tinggi ke langit, hingga menyelimuti puncak bukit yang terbakar.
Sedangkan sejumlah warga dan pengendara roda dua menghentikan kendaraan mereka di jalan desa yang gelap, untuk menyaksikan peristiwa tersebut.
Fokus Pemadaman dan Antisipasi Musim Kemarau
Saat ini, pihak TNGR menyatakan belum bisa memberikan keterangan lebih rinci mengenai luas area terdampak atau penyebab kebakaran.
Oleh karena itu, prioritas utama petugas saat ini adalah melakukan tindakan penanganan dan penanggulangan kebakaran di kawasan Gunung Rinjani.
“Belum sampai kesana kita, sementara fokus di pemadaman dulu,” lanjut Risto.
Peristiwa kebakaran ini merupakan peringatan bagi pengelola kawasan konservasi di tengah perubahan cuaca.
Selanjutnya, Risto mengimbau seluruh pihak untuk waspada, mengingat kondisi vegetasi yang mulai mengering berpotensi mempercepat perambatan api.
“Sudah memasuki musim kemarau kewaspadaan terhadap kebakaran lahan wajib kita lakukan,” tegasnya.
Risto juga menegaskan terus melakukan upaya koordinasi dengan berbagai pihak, guna melokalisasi pergerakan api agar tidak meluas ke vegetasi lain. (*)




