Lombok Barat

DPRD Lobar Usul Tarik Hibah Lahan UIN Mataram, Nilai Aset Daerah Terlalu Lama Menganggur

Lombok Barat (NTBSatu) – DPRD Lombok Barat (Lobar) mengusulkan evaluasi hibah lahan seluas tiga hektare kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram. Dewan menilai aset daerah itu terlalu lama menganggur tanpa pembangunan.

Anggota DPRD Lobar, Ali Hidayat mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lobar menghibahkan lahan tersebut sejak 2024. Namun hingga kini, UIN Mataram belum memulai pembangunan fisik.

Menurut Ali, UIN sebelumnya menjanjikan pembangunan Kampus 3 lengkap dengan Fakultas Kedokteran dan Politeknik. “Dulu janjinya segera melakukan pembangunan. Minimal membangun tembok keliling sebagai langkah awal,” ujarnya, Jumat, 26 Juni 2026.

IKLAN

Ali mengaku, sudah meninjau langsung lokasi hibah di Desa Gapuk. Ia mendapati lahan itu masih kosong tanpa aktivitas pembangunan.

“Sampai hari ini tidak ada tanda-tanda kehidupan di tanah yang kita kasih itu. Ini sudah mau masuk tahun ketiga sejak hibah diberikan,” kata legislator dari PPP tersebut.

Kondisi tersebut membuat DPRD meminta Pemkab mengevaluasi komitmen UIN dalam memanfaatkan aset daerah. Ali menilai Pemkab telah membiarkan lahan produktif tidak layak selama bertahun-tahun tanpa kepastian pembangunan.

IKLAN

Ia bahkan mengusulkan Pemkab menarik kembali hibah tersebut jika pembangunan tetap tidak terealisasi dalam dua tahun mendatang.

“Ngapain kita biarkan tanah itu tidak tergarap? Lebih baik menjadi lahan produktif untuk menyumbang PAD kita. Posisi kita sekarang digantung,” tegasnya.

Ali menjelaskan DPRD menyetujui hibah karena percaya UIN akan segera merealisasikan pembangunan kampus. Karena itu, ia meminta UIN memberikan kepastian melalui langkah nyata, bukan sekadar rencana.

Pemerintah Desa Menunggu Realisasi

Di sisi lain, masyarakat Desa Gapuk masih menunggu realisasi proyek tersebut. Kepala Desa Gapuk, Nurdin berharap, pembangunan Kampus 3 segera dimulai. Karena masyarakat meyakini itu mampu menggerakkan perekonomian desa.

“Ini harapan besar masyarakat. Kehadiran UIN akan mengangkat derajat ekonomi dan sumber daya manusia warga,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Kehadiran kampus 3 UIN Mataram memang sangat ditunggu masyarakat. Mereka menganggap dengan adanya gedung UIN di desa mereka, roda perekonomian akan semakin lancar. (*)

Artikel Terkait