Bupati Iron Geser 5 Pejabat Eselon II Pemkab Lombok Timur
Lombok Timur (NTBSatu) – Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin alias H. Iron menggeser lima pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur. Pelantikan berlangsung di Lobi Kantor Bupati, Rabu, 10 Juni 2026.
Dalam rotasi tersebut, sejumlah posisi strategis bergeser. H. Iron mempercayakan jabatan Kepala BPKAD kepada Muhammad Zaidar Rohman yang sebelumnya memimpin Bappeda.
Kemudian, Achmad Dewanto Hadi mendapat kepercayaan menduduki Kepala Bapenda Lombok Timur. Sebelumnya menjabat Kepala Dinas PUPR Lombok Timur. Kini, Jabatan Kepala Dinas PUPR kosong.
Selanjutnya, Widayat menjabat Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarnat). Sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pariwisata, yang kini masih kosong.
Bupati H. Iron juga melantik Hasni menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Sebelumnya menjabat Kepala BPKAD. Kemudian, Muksin terpilih sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB). Sebelumnya, menjabat Kepala Bapenda.
Haji Iron memberikan perhatian khusus kepada Muksin yang kini mengemban tugas baru. Ia meminta, Muksin menghidupkan kembali program keluarga berencana. Sekaligus memperkuat upaya penurunan angka stunting di Lombok Timur.
“Stunting kita masih ada. Kerja-kerja keluarga berencana ini harus dibangkitkan kembali. Siapa yang harus melakukan ini? Pak Muksin,” ucapnya.
Di sektor pendapatan daerah, Haji Iron juga menaruh harapan besar kepada Hasni agar mampu mempertahankan capaian positif Bapenda. Di mana selama ini berhasil meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Percepat Pembangunan
Bagi Haji Iron, perombakan struktur birokrasi tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan dan menghadirkan kinerja pemerintahan yang lebih baik.
“Ini niat kita bersama untuk kemajuan Lombok Timur. Tidak ada niat-niat lain,” tegas dia.
Ia menepis berbagai anggapan yang mengaitkan mutasi pejabat dengan kepentingan politik. Menurutnya, rotasi tersebut bukan karena buruknya kinerja para pejabat, melainkan sebagai bagian dari penyegaran dan upaya mempercepat pembangunan daerah.
“Semua eselon dua yang saya rotasi ini orang baik, orang yang sudah berhasil. Jangan pernah ada pikiran dipindah karena faktor politik. Tidak ada itu, sudah buyar itu,” ujarnya.
Ia mengingatkan para pejabat yang dilantik agar tetap menjaga semangat kerja, di mana pun mereka ditempatkan. Menurutnya, jabatan apa pun merupakan ruang pengabdian untuk daerah.
“Pemikiran saya bagaimana supaya Lombok Timur ini diduduki oleh bapak-ibu sekalian dengan kita bekerja bersama, bekerja baik dan bekerja dengan semangat,” katanya.
Dorong Camat Adakan CFD
Tak hanya itu, Bupati juga mendorong seluruh camat untuk menggelar kegiatan Car Free Day maupun Car Free Night di wilayah masing-masing. Menurutnya, konsep yang telah berjalan di Kecamatan Pringgabaya tersebut mampu menggerakkan pelaku UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“UMKM kita yang begitu banyak, dengan sendirinya akan terberdayakan,” katanya.
Iron memastikan akan mengevaluasi kinerja seluruh pejabat setiap enam bulan sekali. Bahkan, ia memberi sinyal akan kembali melakukan rotasi dalam waktu mendatang sebagai bagian dari pembenahan birokrasi.
“Ini percobaan semua enam bulan. Kita lihat bagaimana kerjanya. Yang jelas kita ingin Lombok Timur terus bergerak maju,” tandasnya. (*)




