Penyidikan 3 Kasus Narkoba dengan 8 Tersangka Dihentikan Polda NTB
Mataram (NTB Satu) – Tiga kasus Tindak Pidana Narkotika dengan 8 tersangka periode Agustus 2023 telah dihentikan penyidikan kasusnya melalui mekanisme Keadilan Restoratif atau Restorative Justice (RJ).
Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Deddy Supriadi mengatakan, penangkapan 8 tersangka di tiga kasus tersebut dilakukan pada waktu dan tempat yang berbeda.
Pertama, penangkapan tersangka ER, M dan IL pada 15 Juni 2023. Ketiganya ditangkap di salah satu kos wilayah Pagesangan, Kota Mataram.
Baca Juga:
- BREAKING NEWS – Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota Dipecat, Nyaris Edarkan Sabu 488 Gram di Pulau Sumbawa
- Purbaya Sentil BPJS Kesehatan Imbas Penonaktifan Mendadak PBI: Itu Konyol
- Awal 2026, Realisasi Tanam Padi dan Jagung di Sumbawa Capai Ratusan Ribu Hektare
- Lombok Segera Terhubung ke Darwin hingga Asia Timur
Kedua, penangkapan tersangka R dan M pada 20 Juni 2023 di Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat. “Dan ketiga, penangkapan JA, JU dan CCA pada 15 Juli 2023 di Cilinaya Kota Mataram,” kata Deddy, Minggu, 27 Agustus 2023.
Barang bukti yang disita polisi dari tersangka ER, M dan IL berupa alat hisap dan pipet kaca yang masih tersisa sabu-sabu. Sedangkan R dan M, disita sabu seberat 0,5 gram, alat konsumsi sabu.
“JA, JU dan CCA berhasil disita alat hisap, pipet kaca yang masih berisi narkotika sabu dan korek api,” sebutnya.
Delapan tersangka tersebut, sambung Teddy, dijerat Pasal 127 Ayat 1 huruf a Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.



