Kantor Desa Sampungu Bima Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp400 Juta
Mataram (NTBSatu) – Peristiwa kebakaran melanda Kantor Desa Sampungu, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, Sabtu pagi, 6 Juni 2026, pukul 03.00 Wita.
Peristiwa itu setidaknya menghanguskan tiga ruangan di gedung tersebut, termasuk ruang kerja kepala desa dan sekretarisnya.
Camat Soromandi, Julkifli, menjelaskan kebakaran berdampak cukup parah pada fasilitas yang ada dalam tiga ruangan tersebut.
“Ada lebih kurang tiga ruangan yang terbakar. Tapi bangunannya masih berdiri kokoh. Hanya ventilasi jendela, kemudian plafon sama atapnya yang terbakar,” ujarnya, kepada NTBSatu, Sabtu, 6 Juni 2026.
Selain itu, sejumlah inventaris kantor seperti meja, kursi, hingga unit pendingin ruangan (AC) di ruang kepala desa hangus terbakar. Termasuk dokumen-dokumen penting desa juga ludes terbakar.
Meski begitu, petugas dan warga desa berhasil mengevakuasi beberapa arsip penting saat api mulai menjalar.
Julkifli memperkirakan total kerugian materiil dalam peristiwa ini mencapai ratusan juta rupiah. ”Total kerugian kurang lebih Rp 400 juta,” lanjutnya.
Antisipasi Perluasan Api
Menurut Julkifli, saat api mulai membesar, pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) langsung mengambil langkah cepat dengan memutus aliran listrik.
Hal tersebut bertujuan agar area pemukiman di sekitar kantor desa tidak ikut terdampak. “Saat kebakaran, PLN langsung cabut listriknya agar tidak kemana-mana apinya,” tuturnya.
Julkifli juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak pemadam kebakaran, sesaat setelah api pertama kali terlihat.
“Kami sudah laporkan setelah peristiwa, lebih kurang 15 menit setelahnya, kami laporkan kepada WA grup BPBD Kabupaten Bima,” tegasnya.
Julkifli juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hingga Saat ini, pihak kecamatan bersama Kapolsek Soromandi dan Kepala Desa Sampungu masih mengamankan di lokasi kebakaran.
Sedangkan untuk penyebab peristiwa tersebut, Julkifli mengaku masih belum mengetahui secara pasti, dan menunggu penyelidikan polisi.
“Kami sedang menunggu Inafis dari Polres Bima untuk melakukan penyelidikan terhadap penyebab dari kebakaran ini,” pungkasnya. (*)




