Istana Ungkap Alasan Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya
Jakarta (NTBSatu) – Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mencopot Kepala BGN, Dadan Hindayana beserta dua wakil kepala lembaga tersebut.
Langkah itu setelah pemerintah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama sekitar satu setengah tahun terakhir.
Sebagai pengganti Dadan, Presiden menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Sementara itu, dua Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya, juga diberhentikan dan penggantinya Agustina Arumsari serta Mayjen TNI Trenggono.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi mengatakan, keputusan pergantian pimpinan BGN berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi Presiden terhadap kinerja lembaga tersebut dalam menjalankan program MBG.
“Tentunya selama 1,5 tahun melakukan monitoring dan evaluasi. Banyak catatan-catatan yang kemudian itu menjadi dasar pertimbangan oleh bapak presiden untuk melakukan pergantian ini. Harapannya, catatan-catatan tersebut dapat segera untuk kita perbaiki,” ujar Prasetyo dalam konferensi pers, mengutip live YouTube Sekretariat Presiden, Selasa, 2 Juni 2026 malam.
Prasetyo menjelaskan, sejumlah catatan yang menjadi perhatian pemerintah berkaitan dengan kedisiplinan dalam menjalankan standar operasional prosedur (SOP). Kemudian, tata kelola organisasi, hingga pengawasan kualitas makanan dalam program MBG.
“Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan di dalam menjalankan SOP. Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan di dalam menjalankan tata kelola. Termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah Badan Gizi Nasional tetapkan,” katanya.
Meski terjadi pergantian kepemimpinan, Prasetyo memastikan program MBG tetap berjalan sebagaimana mestinya. Pemerintah, kata dia, berkomitmen menjaga keberlangsungan program prioritas tersebut selama masa transisi kepemimpinan di BGN.
“Pemerintah sekali lagi menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini tidak akan mengganggu komitmen kita. Terutama dalam menjalankan program makan bergizi gratis yang dijalankan oleh BGN,” tegasnya. (*)




