Dinsos Kota Mataram Sisir Modus Eksploitasi Anak dan Gepeng
Mataram (NTBSatu) – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram menyoroti maraknya praktik eksploitasi anak yang kerap memanfaatkan anak di bawah umur atau balita, untuk mengelabui rasa iba masyarakat di sejumlah titik keramaian kota.
Kepala Dinas Sosial Kota Mataram, Muzakkir Walad mengungkapkan, pihaknya bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) telah mengamankan sejumlah oknum yang sengaja mengeksploitasi anak.
Para pelaku menggunakan berbagai modus, mulai dari menjual tisu hingga menggendong balita demi menarik belas kasihan publik.
“Ya, daerah Kekalik, Cemara, Cakra banyak itu. Kemarin kita kumpulkan mereka-mereka yang melibatkan anak-anak, mengeksploitasi anak-anak, jual tisu dan segala macam, atau sengaja menggendong anak masih di bawah umur, balitalah, dengan dalih butuh belas kasihan,” kata Muzakkir Walad, Rabu, 21 Oktober 2026.
Berdasarkan penelusurannya bersama informasi dari unit terkait, terdapat satu wilayah permukiman yang tidak jauh dari kantor dinas yang kerap menjadi tempat penampungan bagi para pelaku.
Lokasi tersebut berada di kawasan Monjok Barat, tepatnya di gang masuk sebelum pohon beringin di kawasan lingkungan setempat.
Pada lokasi tersebut terdapat lahan kosong yang sengaja untuk menampung para pelaku. Bahkan, sebagian oknum sengaja berpura-pura pincang atau mengalami disabilitas fisik saat beraksi di jalanan guna menarik perhatian pengendara.
“Itu ada kampung miskin namanya. Mereka ada yang kordinir, ada bedengan-bedengan, rumah khusus untuk menampung-menampung mereka nih. Lokasinya di Monjok Barat. Itu ada gang masuk sebelum pohon beringin, ada lingkungan. Itu ada lahan kosong yang memang untuk menampung mereka,” jelasnya.
Muzakkir menegaskan, pihaknya akan mengambil langkah penertiban tegas terhadap jaringan eksploitasi anak ini. Petugas akan menyisir dan mengasesmen para pelaku untuk mendeteksi asal-usul serta membongkar modus operandi yang ada
Ke depan, Dinas Sosial Kota Mataram berkomitmen terus mengintensifkan pengawasan dan penertiban bersama tim koordinator perlindungan anak. Guna memastikan keamanan serta kesejahteraan anak-anak di Kota Mataram dari tindakan eksploitasi oknum tidak bertanggung jawab. (*)




