Nasional

Tiga Daerah di NTB Masuk 10 Besar Penerima Investasi Terbesar di Nusra-Maluku-Papua 2025

Mataram (NTBSatu) – Provinsi NTB mencatatkan capaian signifikan dalam penyerapan modal di wilayah timur Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tiga daerah di NTB berhasil menembus jajaran 10 besar kabupaten/kota yang paling banyak menarik realisasi investasi di kawasan Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua (Nusra-Maluku-Papua) sepanjang tahun 2025.

Ketiga daerah tersebut adalah Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Lombok Tengah, dan Kota Mataram. Akumulasi nilai realisasi investasi dari ketiga wilayah ini menyumbang angka yang sangat besar bagi perekonomian regional.

Sumbawa Barat Peringkat Kedua Regional

Kabupaten Sumbawa Barat memimpin capaian di NTB sekaligus menduduki posisi kedua di kawasan Nusra-Maluku-Papua dengan nilai realisasi investasi mencapai Rp45,5 triliun.

Nilai investasi yang tinggi ini terdorong oleh pesatnya aktivitas industri pengolahan mineral dan sektor pertambangan berskala besar di wilayah tersebut.

Sementara itu, Kabupaten Lombok Tengah berada di peringkat ketujuh dengan mencatatkan nilai realisasi investasi sebesar Rp 6 triliun. Selanjutnya, Kota Mataram menyusul di peringkat kedelapan dengan realisasi investasi mencapai Rp 2 triliun.

Jika digabungkan, total realisasi investasi dari ketiga daerah di NTB tersebut menembus angka Rp 53,5 triliun.

Capaian ini mempertegas peran vital NTB sebagai salah satu motor pendorong utama pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.

Topang 11 Persen Investasi Nasional

Berdasarkan data BPS, total realisasi investasi di 95 kabupaten/kota yang tersebar di wilayah Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua sepanjang 2025 mencapai Rp205,6 triliun. Angka tersebut setara dengan 11 persen dari total realisasi investasi secara nasional.

Sumbawa Barat bersanding erat dengan Kabupaten Halmahera Tengah yang menduduki posisi pertama dengan realisasi sebesar Rp72,1 triliun, serta Kabupaten Mimika di posisi ketiga dengan Rp28,3 triliun.

Berikut daftar 10 daerah penerima realisasi investasi terbesar di kawasan Nusra-Maluku-Papua berdasarkan data BPS 2025:

  • Kabupaten Halmahera Tengah: Rp72,1 triliun;
  • Kabupaten Sumbawa Barat: Rp45,5 triliun;
  • Kabupaten Mimika: Rp28,3 triliun;
  • Kabupaten Halmahera Selatan: Rp14,8 triliun;
  • Kabupaten Merauke: Rp9,1 triliun;
  • Kabupaten Manokwari: Rp6,6 triliun;
  • Kabupaten Lombok Tengah: Rp6 triliun;
  • Kota Mataram: Rp2 triliun;
  • Kabupaten Manggarai Barat: Rp1,9 triliun;
  • Kota Sorong: Rp1,5 triliun.

Tingginya konsentrasi modal di Sumbawa Barat, Lombok Tengah, dan Kota Mataram mengindikasikan keberhasilan daerah dalam menjaga iklim investasi yang kondusif di berbagai sektor utama, mulai dari industri pengolahan, pariwisata, hingga jasa. (*)

Artikel Terkait