Uji Petik Data Tamekan, Bawaslu KSB Petakan Kerawanan Pemilu 2029
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mulai mematangkan pemetaan kerawanan Pemilu 2029. Pihaknya menggelar uji petik data langsung di Desa Tamekan, Kecamatan Taliwang, Kamis, 15 Oktober 2026.
Langkah lapangan ini bertujuan untuk mengumpulkan sekaligus memverifikasi data riil di tingkat tapak. Dengan demikian, Bawaslu dapat memperoleh peta kerawanan pemilu yang akurat, mutakhir, dan komprehensif.
Kordiv Hukum Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu KSB, Nurhidayati Arifah menjelaskan, uji petik menggunakan pendekatan komunikasi dua arah. Petugas berdialog langsung dengan warga guna menyerap informasi faktual secara terbuka.
“Akurasi dan keterkinian data menjadi fondasi utama kami. Data yang valid akan mempermudah Bawaslu mengidentifikasi potensi kerawanan secara terukur,” ujar wanita yang akrab disapa Yayaq kepada NTBSatu, Kamis, 15 Oktober 2026.
Cegah Potensi Pelanggaran Sejak Dini
Selanjutnya, Yayaq menegaskan bahwa data yang tidak akurat berisiko mengganggu ketepatan strategi pengawasan. Oleh sebab itu, Bawaslu KSB menguji ulang kesesuaian data lapangan guna melengkapi aspek yang masih kurang.
Lalu, hasil dari uji petik ini bakal diolah menjadi bahan rujukan analisis kerawanan berbasis statistik. Peta kerawanan tersebut nantinya mendasari penyusunan langkah pencegahan pelanggaran pemilu di wilayah KSB.
Di samping itu, Bawaslu KSB berkomitmen memperkuat kualifikasi data di seluruh wilayah secara bertahap. Upaya pencegahan sejak dini menjadi kunci sukses dalam menjaga integritas proses demokrasi.
Akhirnya, Bawaslu KSB berharap kegiatan verifikasi lapangan ini mampu menekan potensi gangguan pemilu mendatang. Pengawasan yang berbasis data presisi siap mewujudkan Pemilu 2029 yang transparan dan akuntabel. (*)




