PemerintahanSumbawa

Pemkab Sumbawa Bahas Pengelolaan Tambang dan Lingkungan dengan Pemprov NTB

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa membahas pengelolaan Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta perlindungan lingkungan hidup bersama Pemprov NTB di Mataram, Rabu, 14 Oktober 2026. Pembahasan ini menyoroti pentingnya koordinasi antarpemerintah dalam mengelola potensi sumber daya alam di daerah.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., mengatakan pemerintah kabupaten dan provinsi perlu menyelaraskan kebijakan agar pengelolaan sumber daya alam memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

“Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTB ini penting untuk menyelaraskan kebijakan antara pemerintah kabupaten dan provinsi, terutama dalam pengelolaan energi dan sumber daya mineral serta perlindungan lingkungan hidup. Kami ingin setiap program berjalan sesuai kewenangan masing-masing dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumbawa,” ujarnya, Rabu, 14 Oktober 2026.

Pemkab Sumbawa bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengunjungi Pemprov NTB untuk membahas pelaksanaan tugas dan fungsi sektor ESDM serta lingkungan hidup dan kehutanan.

Jarot menegaskan, pemerintah perlu mengoptimalkan potensi sumber daya alam Sumbawa secara bertanggung jawab. Menurutnya, pengembangan sektor energi dan pertambangan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan dan melindungi kepentingan masyarakat.

“Sumbawa memiliki potensi sumber daya alam yang perlu kita kelola secara optimal dan bertanggung jawab. Karena itu, pengembangan sektor energi dan pertambangan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan serta memperhatikan kepentingan masyarakat,” katanya.

Pengelolaan Tambang Harus Jaga Lingkungan

Pengelolaan sumber daya alam melibatkan kewenangan pemerintah kabupaten dan provinsi. Karena itu, kedua pemerintah perlu menyelaraskan kebijakan di bidang pertambangan, energi, lingkungan hidup, dan kehutanan.

Pemerintah juga perlu memastikan pemanfaatan sumber daya alam mampu mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa merusak ekosistem. Langkah tersebut penting agar masyarakat memperoleh manfaat ekonomi sekaligus tetap menikmati lingkungan yang terjaga.

Namun, keterangan mengenai pertemuan tersebut belum merinci persoalan pertambangan maupun lingkungan tertentu yang menjadi fokus pembahasan. Pemerintah juga belum menjelaskan program konkret yang akan mereka tindak lanjuti setelah pertemuan.

Pemkab Sumbawa Harapkan Tindak Lanjut Konkret

Jarot berharap Pemkab Sumbawa, Pemprov NTB, dan Forkopimda terus berkoordinasi untuk menangani persoalan sumber daya alam dan lingkungan hidup. Ia menilai kerja sama antarlembaga dapat membantu pemerintah menyelaraskan program pembangunan sesuai kewenangan masing-masing.

“Kami berharap koordinasi bersama Pemerintah Provinsi NTB dan Forkopimda terus berlanjut, sehingga berbagai persoalan dan program pembangunan di sektor energi, sumber daya mineral, lingkungan hidup, dan kehutanan dapat kita tangani secara terpadu. Sinergi ini menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan Sumbawa yang berkelanjutan,” tuturnya.

Pemkab Sumbawa mendorong pengelolaan potensi daerah secara bertanggung jawab untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah juga perlu memastikan setiap langkah pembangunan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
(* )

Artikel Terkait