Matangkan Tahap I, BLK KSB Lengkapi Fasilitas “Workshop” dan Instruktur
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengalokasikan anggaran khusus untuk melengkapi seluruh sarana dan prasarana pelatihan pada 2026. Kebijakan ini menjadi modal utama dalam mendorong percepatan pembangunan fasilitas kerja daerah.
Sebab, kelengkapan fasilitas teknis menjadi kunci utama keberhasilan proses praktik para peserta pelatihan. Oleh karena itu, pihak BLK menyiapkan alokasi anggaran peralatan secara matang sejak awal.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KSB, Slamet Riadi, S.Pi., M.Si., melalui Kepala BLK KSB, Randi Darmansyah menegaskan, kesiapan infrastruktur merupakan fondasi prioritas. Pihaknya berfokus menyelesaikan fasilitas vital pada pembangunan Tahap I.
“Terkait peralatan pelatihan, alhamdulillah di tahun 2026 ini sudah dianggarkan dan disiapkan,” ujarnya kepada NTBSatu, Selasa, 13 Oktober 2026.
Selanjutnya, ia merincikan bahwa pembangunan Tahap I berfokus pada dua unit kerja utama. Unit tersebut meliputi Workshop Jurusan Alat Berat serta Workshop Teknologi Informasi dan Multimedia.
“Karena Tahap 1 pembangunan BLK ini berfokus pada dua workshop tersebut untuk menunjang praktik peserta,” tambahnya.
Di samping penyiapan gedung fisik, BLK menggembleng kualitas tenaga pengajar demi memaksimalkan transfer pengetahuan. Pihaknya menilai ketersediaan instruktur andal menjadi kunci utama keberhasilan program pelatihan.
Sebab, para peserta membutuhkan bimbingan teknis yang akurat dan sesuai dengan standar industri. Maka dari itu, manajemen terus memprioritaskan pemenuhan pengajar profesional.
Selanjutnya, BLK mulai membangun jejaring kerja sama lintas daerah guna memenuhi kebutuhan tenaga pengajar. Dalam hal ini, pihak balai menjajaki kolaborasi dengan lembaga pelatihan terkemuka di Pulau Jawa.
“Terkait instruktur dan kebutuhan lainnya, kami sudah mulai menjajaki kerja sama dengan BLK Surabaya,” jelasnya.
Akhirnya, kombinasi antara workshop modern dan instruktur berstandar nasional ini bakal melahirkan lulusan siap pakai. Kehadiran fasilitas baru ini juga memacu semangat pemuda daerah dalam mengasah keterampilan. (*)




