Arus Balik Penonton MotoGP Belum Memuncak di Kedaro dan Gili Mas
Lombok Barat (NTBSatu) – Arus balik penonton MotoGP Mandalika 2026 melalui Pelabuhan Lembar, Terminal Kedaro, dan Gili Mas perkiraannya akan mencapai puncak pada Kamis, 15 Oktober 2026, lusa.
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Cabang Lembar memprediksi gelombang kepulangan penonton baru meningkat dalam 2 hingga 3 hari setelah MotoGP.
Prediksi ini berbeda dengan kondisi di Pelabuhan Lembar yang pengelolaannya oleh ASDP. Pelabuhan tersebut mencatat lonjakan arus balik penonton pada Minggu malam, 11 Oktober 2026, dengan kenaikan jumlah penumpang mencapai 326 persen daripada periode yang sama tahun lalu.
General Manager Pelindo Cabang Lembar, Kunto Wibisono mengatakan, arus balik melalui terminal yang Pelindo kelola belum menunjukkan peningkatan signifikan. Menurutnya, sebagian penonton kemungkinan masih menikmati suasana Lombok setelah gelaran MotoGP.
“Puncak prediksi kami sih dua hari ke depan. Sampai Kamis nantilah,” kata Kunto saat diwawancarai, Selasa, 13 Oktober 2026.
Meski arus balik belum mencapai puncak, Pelindo mencatat peningkatan aktivitas penyeberangan selama periode kedatangan penonton MotoGP. Sejak empat hari sebelum balapan, jumlah penumpang meningkat sekitar 40 persen dibandingkan hari normal.
“Selain penumpang, jumlah kendaraan juga meningkat sekitar 32 persen dalam periode itu, sepeda motor dan mobil yang mendominasi kedatangan,” jelasnya.
Penumpang Naik, Armada Tetap
Kunto menjelaskan, rata-rata jumlah penumpang selama periode MotoGP mencapai sekitar 260 orang per hari. Pada hari normal, jumlahnya berkisar 190 orang.
Sementara itu, rata-rata kendaraan yang mereka layani mencapai sekitar 571 unit per hari. Angka tersebut meningkat daripada kondisi normal yang berkisar 530 kendaraan.
“Jadi sebagian besar arus penyeberangan berasal dari jalur Jawa, terutama Surabaya dan Banyuwangi. Rute Surabaya-Lembar arus kedatangannya selalu lebih besar selama MotoGP,” jelasnya.
Namun, Pelindo belum memiliki perbandingan data dengan periode MotoGP tahun lalu. Kunto mengatakan, pihaknya masih perlu memeriksa data historis untuk mengetahui besaran kenaikan secara tahunan.
Untuk menghadapi perkiraan puncak arus balik, Pelindo tidak menambah armada kapal. Perusahaan tetap mengandalkan lima kapal pada rute Surabaya- Lembar dan empat kapal pada rute Gili Mas- Banyuwangi.
Kunto menyebut kapasitas kapal masih memadai untuk melayani kendaraan yang akan menyeberang. Kapal pada rute Gili Mas-Banyuwangi dapat mengangkut hingga 200 kendaraan, sedangkan kapal rute Surabaya-Lembar memiliki kapasitas sekitar 100-150 kendaraan.
Perbedaan waktu puncak arus balik antara Pelindo dan ASDP menunjukkan pergerakan penonton melalui jalur laut tidak terkonsentrasi pada satu pelabuhan. Karakteristik rute, tujuan perjalanan, dan pola keberangkatan dapat memengaruhi waktu kepulangan penonton.
Sebelumnya, di Pelabuhan Lembar yang ASDP kelola, data sementara menunjukkan jumlah penumpang dewasa meningkat dari 285 orang pada 2025 menjadi 1.176 orang pada 2026 saat puncak arus balik.
Jumlah sepeda motor juga naik dari 537 unit menjadi 1.622 unit pada periode yang MotoGP tahun ini dan tahun sebelumnya. (*)




