Lombok Tengah (NTBSatu) – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas), langsung memasang target politik tinggi setelah menunjuk Budi Santoso sebagai Ketua DPW PAN NTB periode 2026-2029. Ia menargetkan jumlah kursi PAN di parlemen meningkat dua kali lipat pada Pemilu 2029.
Target itu menjadi Pekerjaan Rumah (PR) pertama bagi Budi Santoso yang kini menjabat Menteri Perdagangan RI. Ia harus membuktikan kemampuannya memimpin PAN NTB sekaligus mendongkrak perolehan kursi partai dalam kontestasi politik mendatang.
“Kita targetkan kita bisa 2 kali kursi di parlemen besok di tahun 2029,” tegas Zulhas di Lombok Tengah, Selasa, 13 Oktober 2026.
Zulhas menekankan pentingnya kedekatan kader dengan masyarakat untuk mencapai target tersebut. Ia meminta seluruh kader tidak sekadar mengandalkan struktur organisasi, tetapi juga aktif menyerap aspirasi warga.
“Makanya harus turun ya, ke masyarakat. Jangan malas turun ke masyarakat,” jelas Menteri Koordinator Bidang Pangan RI tersebut.
Penunjukan Budi berlangsung di tengah tantangan konsolidasi internal PAN NTB. Ia menggantikan Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini yang sebelumnya memimpin DPW PAN NTB sebelum terseret kasus korupsi.
Pergantian kepemimpinan ini sekaligus membuka babak baru bagi PAN NTB. Namun, target penggandaan kursi parlemen menuntut lebih dari sekadar pergantian figur di pucuk pimpinan.
Tantangan Konsolidasi Daerah
Budi mengakui dirinya berdomisili di Jakarta. Meski demikian, ia berjanji menjaga koordinasi dengan pengurus dan kader PAN di NTB.
“Kami memang berdomisilinya di Jakarta, tapi kami terus akan berkoordinasi. Kami juga akan sering ke NTB,” ujar Budi.
Ia menegaskan, PAN NTB harus bekerja bersama dalam satu garis komando. Menurutnya, kesatuan organisasi menjadi kunci untuk menjalankan program partai dan membangun hubungan dengan masyarakat.
Budi juga berjanji melanjutkan program yang telah berjalan serta mendorong realisasi agenda partai di daerah. Ia menyebut, PAN perlu membantu pemerintah menjalankan program-programnya.
“Kita harus membantu pemerintah untuk merealisasikan program-program pemerintah dengan baik,” katanya.
Kursi Pimpinan Lobar Jadi Sorotan
Budi menyatakan akan segera berkoordinasi dengan seluruh kader dan pengurus DPW PAN NTB. Ia belum merinci langkah strategis untuk mencapai target penggandaan kursi parlemen tersebut.
Namun, Budi menyebut akan memproses masalah kekosongan jabatan di pimpinan daerah Lombok Barat saat ini. Ia menegaskan, akan memproses dan berkoordinasi dengan kader untuk mempertahankan posisi sebagai partai pemenang di Lombok Barat.
“Ya nanti kita langsung koordinasi ya, koordinasi dengan semua kader, dengan semua pengurus di DPP juga terkait Lombok Barat ini,” pungkas Budi. (*)




