Jokowi dan Kaesang Hadiri Resepsi Pernikahan di Mataram, Warga Berebut Swafoto
Mataram (NTBSatu) – Setelah menyaksikan ajang balap MotoGP di Sirkuit Mandalika, Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo mendatangi resepsi pernikahan pasangan Wiryawan dan Dewi di kawasan Taman Mayura, Cakranegara, Kota Mataram, pada Sabtu malam, 10 Oktober 2026.
Jokowi hadir bersama putra bungsunya yang juga Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep. Turut mendampingi dalam rombongan tersebut, yakni Ketua DPW PSI NTB HL. Budi Suryata.
Kehadiran mantan Presiden RI tersebut langsung menyedot perhatian publik setempat. Ribuan warga dari kawasan Mataram dan Cakranegara memadati area Taman Mayura untuk menyambut kedatangan rombongan.
Disambut Histeris dan Antusiasme Warga
Sejak Jokowi dan rombongan melangkah masuk ke area resepsi, warga yang berkumpul melontarkan sapaan seraya berebut mendekat. Pekikan panggil nama dan permintaan salam bersahut-sahutan di sepanjang jalur masuk tempat acara.
“Pak! Pak Jokowi, Pak! Mau salam, Pak!” teriak salah seorang warga di tengah kerumunan massa yang berdesak-desakan, mengutip Facebook Ketut Ayu pada Minggu, 11 Oktober 2026.
Jokowi melayani antusiasme masyarakat tersebut dengan mengumbar senyum, mengangguk, serta menyalami sejumlah warga yang mengulurkan tangan di barisan depan.
Warga memanfaatkannya untuk mengambil foto dan berswafoto dari jarak dekat menggunakan ponsel.
Menyatu dalam Syukuran Adat
Acara syukuran dan panggung pesta rakyat pernikahan ini mengusung tradisi lokal begawe. Selain memberikan restu dan menyapa keluarga kedua mempelai, Jokowi beserta rombongan mengikuti rangkaian prosesi adat serta ramah tamah bersama para tamu.
Kehadiran tokoh nasional dalam agenda tradisi lokal ini memberi kesan mendalam bagi keluarga besar penyelenggara acara. Sekaligus menambah kemeriahan pesta pernikahan adat masyarakat setempat.
Iringan musik tradisional serta penjagaan dari aparat dan panitia lokal turut mengawal pergerakan Jokowi selama berada di lokasi hingga rombongan meninggalkan kawasan Taman Mayura. (*)




