Kasus Stunting di Pagesangan Turun 50 Persen
Mataram (NTBSatu) – Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, mencatat penurunan kasus stunting pada 2026. Tahun sebelumnya, jumlah kasus mencapai lebih dari 20 anak. Tahun ini, angka tersebut turun sekitar 50 persen.
Lurah Pagesangan, Ida Bagus Made Ariawan menyebut, penurunan kasus itu hasil dari berbagai langkah intervensi yang melibatkan Dinas Kesehatan, puskesmas, kader posyandu, serta sejumlah instansi terkait.
“Kalau data tahun kemarin itu banyaknya sekitar 20-an, tapi sekarang sudah menurun,” ujar Ida Bagus Made Ariawan, Rabu, 7 Oktober 2026.
Pemerintah kelurahan menjalankan penanganan melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT), pendampingan sasaran, serta penguatan layanan posyandu. Langkah tersebut bertujuan mencegah kasus baru sekaligus membantu anak yang mengalami stunting.
Kelurahan Pagesangan juga melakukan aktivasi dan mitigasi pada wilayah rawan stunting. Pemerintah kelurahan mendorong posyandu meningkatkan pelayanan agar pemantauan tumbuh kembang dan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat berjalan lebih optimal.
“PMT kita salurkan setiap posyandu, dan juga MBG masuk untuk B3. Artinya penanganannya sudah sesuai,” jelasnya.
Selain PMT, Pagesangan mendapat dukungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk kelompok B3. Program tersebut turut membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat dan memperkuat intervensi pemerintah pada tingkat kelurahan.
Sementara itu, belum ada dukungan pihak swasta untuk penanganan stunting di Pagesangan. Pemerintah kelurahan masih mengandalkan program dari berbagai dinas dan instansi terkait.
“Untuk bantuan dari swasta saat ini belum ada. Kami masih mengandalkan program pemerintah dari berbagai dinas maupun instansi terkait,” katanya. (*)




