Lombok Tengah

50 Anak Sade Pertama Kali ke Museum, Diajak Pulihkan Keceriaan Pascakebakaran

Lombok Tengah (NTBSatu) – Sebanyak 50 anak Kampung Sade mengikuti kegiatan pemulihan dengan mengunjungi museum, membuat pizza, dan bermain di pusat hiburan, Minggu 6 September 2026.

Kegiatan bersama Chili Community House itu menjadi pengalaman pertama bagi seluruh peserta untuk mengunjungi museum. Mereka diajak keluar sejenak dari suasana pascakebakaran yang melanda kampung adat tersebut.

Fakta bahwa seluruh peserta belum pernah mengunjungi museum sebelumnya baru diketahui tim saat kegiatan berlangsung.

IKLAN

Founder Chili Community House, Ain Hussin mengatakan pengalaman tersebut menjadi salah satu momen penting bagi anak-anak Sade.

“Dari situ kami melihat bahwa kegiatan pemulihan juga bisa menjadi kesempatan untuk membuka wawasan mereka,” kata Ain.

Coba Bikin Pizza

Usai mengunjungi museum, rombongan menuju Pizza Hut. Anak-anak mendapat kesempatan membuat pizza sendiri sebelum menyantapnya bersama.

IKLAN

Sebagian anak langsung menyukai rasa pizza. Sebagian lainnya justru merasa makanan tersebut cukup asing.

Kegiatan kemudian berlanjut ke Fantopia, Epicentrum Mall. Di sana, anak-anak bebas bermain dan menghabiskan waktu bersama teman-temannya.

Ain sengaja tidak memasukkan pembahasan soal kebakaran dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, anak-anak tidak harus terus mengingat pengalaman buruk yang mereka alami. Mereka juga membutuhkan ruang untuk bermain dan menikmati hal-hal baru.

“Kami tidak bertanya tentang kebakaran. Kami hanya ingin melihat mereka tertawa dan bersenang-senang,” ujarnya.

Bukan Sekadar Bantuan

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari sejumlah pihak, salah satunya influencer asal Belanda, Pak Jo. Ia memberikan donasi untuk mendukung kegiatan bagi anak-anak Sade.

Ain mengatakan pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan makanan, pakaian, dan tempat tinggal.

Anak-anak juga perlu kembali menjalani rutinitas dan mendapat pengalaman positif.

“Kita juga perlu bertanya, bagaimana mereka kembali belajar, bermain dan merasa bahwa kehidupan mereka tetap berjalan?” katanya.

Sehari itu, anak-anak Sade mendapat pengalaman yang sebelumnya belum pernah mereka rasakan. Mulai dari masuk museum, membuat pizza, hingga bermain bersama.

Untuk sementara, cerita tentang kebakaran berganti dengan cerita baru yang lebih menyenangkan.(*)

Artikel Terkait