Lombok TengahPemerintahan

PJU di Bypass BIL Kembali Dicuri, Pemeliharaan Terkendala Anggaran

Lombok Tengah (NTBSatu) – Sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalur bypass menuju Bandara Internasional Lombok (BIL) kembali padam akibat pencurian. Fasilitas tersebut bahkan sudah dua kali diganti, tetapi kembali rusak setelah kabelnya dicuri.

Kepala Dinas Perhubungan Lombok Tengah, Baiq Sri Damayanti Wiradharma menjelaskan, penerangan di ruas tersebut berada di bawah kewenangan pemerintah pusat melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).

“Memang informasinya bahwa terjadi pencurian di situ. Sudah dua kali ganti di sana, tapi mati lagi,” ujar Sri Damayanti, beberapa waktu lalu.

IKLAN

Saat ini masih terdapat sejumlah titik gelap di jalur bypass tersebut. Kondisi itu terjadi karena belum ada pemeliharaan setelah fasilitas penerangan kembali mengalami kerusakan dan kehilangan.

“Ada beberapa yang gelap karena memang belum ada pemeliharaan,” katanya.

Persoalan pemeliharaan muncul karena BPJN tidak memiliki anggaran khusus untuk merawat fasilitas penerangan tersebut. Pembangunan jalan dan lampu sebelumnya masuk dalam satu paket pekerjaan, sedangkan kewenangan utama BPJN berada pada pengelolaan jalan.

IKLAN

“BPJN sendiri mengatakan tidak punya anggaran pemeliharaan karena Balai Jalan itu kan kewenangannya hanya jalan. Cuma dia satu paket waktu itu membangun dengan lampunya,” jelasnya.

Pastikan Kembali Normal untuk Persiapan MotoGP

Meski begitu, pemerintah tetap berkoordinasi dengan BPTD dan BPJN agar lampu di jalur tersebut kembali menyala. Upaya itu juga menjadi bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan MotoGP Mandalika yang menjadi agenda internasional.

“Karena memang harus nyala. Sehingga dari kementerian, baik itu BPTD maupun BPJN, tentunya putar otak bagaimana menyiasati itu bisa nyala. Karena sebenarnya enggak ada anggaran untuk pemeliharaan,” ujarnya.

Kondisi serupa terjadi pada 2025. Lampu di sejumlah titik sempat padam setelah terjadi kehilangan kabel. Namun, fasilitas tersebut kembali diupayakan menyala karena jalur bypass menjadi salah satu akses menuju kawasan Bandara Internasional Lombok dan lokasi event internasional.

“Tahun 2025 sempat mati karena kehilangan. Tapi harus nyala karena event MotoGP kan event internasional juga,” katanya.

Untuk tahun ini, pemerintah kembali mencari solusi agar penerangan bisa berfungsi sekaligus mencegah pencurian kembali terjadi.

Sri Damayanti juga mengajak masyarakat ikut menjaga fasilitas penerangan yang telah pemerintah bangun.

“Tentunya kita bagaimana caranya supaya lampu itu nyala dan aman. Masyarakat juga kami harapkan ikut menjaga. Saya yakin masyarakat siap menjaga itu,” pungkasnya. (*)

Artikel Terkait