English Study Club IAI Nurul Hakim Dorong Atmosfer Akademik Internasional
Mataram (NTBSatu) – Institut Agama Islam (IAI) Nurul Hakim, terus memperkuat budaya akademik berbasis internasionalisasi melalui kegiatan English Study Club. Program ini menjadi salah satu upaya kampus berbasis pesantren itu dalam membangun kesiapan mahasiswa dan santri menghadapi tantangan global sejak dini.
Kegiatan English Study Club kembali berlangsung di Aula Kampus 2 IAI Nurul Hakim, pada Sabtu, 16 Mei 2026. Mengusung tema “Learning English Session with Mr. Deki Zulkarnaen”, kegiatan tersebut menghadirkan pemateri Deki Zulkarnaen, M.MassCom., alumni Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia.
Kegiatan yang berlangsung selama dua jam itu diikuti mahasiswa IAI Nurul Hakim, serta delegasi sejumlah lembaga di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Hakim. Mulai dari Madrasah Aliyah Dakwah Islamiyah Putra, MQNH Putra, SMK Plus, hingga Madrasah Aliyah Dakwah Islamiyah Putri Nurul Hakim.
Panitia pelaksana menyebut, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ruang belajar bahasa Inggris. Tetapi juga, bagian dari penguatan visi internasionalisasi institusi pendidikan di lingkungan pesantren.
“Program internasionalisasi institusi ini dicanangkan dalam konsep kolaborasi antara lembaga-lembaga yang berada di bawah Yayasan Pondok Pesantren Nurul Hakim. Selain menjadi ajang penyaluran ilmu dan pengalaman, program-program seperti ini diharapkan menjadi perekat agar chemistry antar lembaga semakin kuat,” ujar panitia pelaksana dalam rilis kepada NTBSatu, Senin, 18 Mei 2026.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Selain menyampaikan materi praktik bahasa Inggris, pemateri juga berbagi pengalaman belajar di luar negeri. Kemudian, strategi meningkatkan kemampuan bahasa asing hingga motivasi menghadapi tantangan globalisasi pendidikan.
Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi dan pertanyaan yang muncul selama kegiatan berlangsung. Sejumlah santri bahkan berharap, kegiatan serupa dapat terus terlaksana secara rutin.
“Kapan lagi kegiatannya, Pak? Boleh kami ikut pada setiap jadwal kegiatannya?,” ungkap beberapa santri yang hadir.
Dukungan Kampus
Kegiatan tersebut diprakarsai dosen IAI Nurul Hakim, Musta’in, M.Ed., dan Iman Hidayatullah, M.E., dengan dukungan pimpinan institusi, termasuk Rektor IAI Nurul Hakim, H. Nurul Mukhlisin Asyrafuddin, Lc., M.Ag., Ph.D., serta Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan, Antoni, M.M.
Musta’in mengatakan, kegiatan berbasis akademik dan interaksi internasional perlu terus kampus kembangkan agar mahasiswa dan santri terbiasa menghadapi dinamika global.
“Kegiatan seperti ini harus terus diciptakan agar atmosfer akademik dan global itu tumbuh. Anak-anak harus dibiasakan berinteraksi dengan budaya akademik dan internasionalisasi, sehingga mereka tidak merasa asing ketika menghadapi dunia luar,” ujarnya.
Sementara itu, Iman Hidayatullah menilai, penguasaan bahasa asing kini menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi persaingan dunia kerja.
“Dunia kerja membutuhkan manusia-manusia yang memiliki kesiapan, baik kesiapan akademik maupun kesiapan keterampilan, terutama keterampilan bahasa,” katanya. (Caca)




