Bupati Sumbawa Lepas 26 Mahasiswa KKN UGM Setelah Mengabdi di Pulau Medang
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, melepas 26 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode II Tahun 2026.
Para mahasiswa tersebut telah menyelesaikan pengabdian selama 43 hari di Pulau Medang, Kecamatan Labuhan Badas. Pelepasan berlangsung di Ruang Rapat H. Hasan Usman Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Jumat, 7 Agustus 2026.
Acara tersebut menghadirkan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sumbawa selaku Ketua Pengurus Cabang KAGAMA Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat, dosen pembimbing lapangan, serta jajaran Pemkab Sumbawa.
Bupati Harap Program KKN Berlanjut
Bupati Syarafuddin Jarot menyampaikan apresiasi kepada Universitas Gadjah Mada yang kembali memilih Pulau Medang sebagai lokasi pelaksanaan KKN-PPM. Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi proses belajar yang berharga bagi peserta KKN.
Ia menilai mahasiswa dapat memahami kehidupan masyarakat secara langsung melalui berbagai program pemberdayaan yang mereka jalankan. Selain itu, mahasiswa juga belajar membangun komunikasi dan mencari solusi bersama atas persoalan yang dihadapi masyarakat desa.
“KKN adalah pengalaman yang tidak tergantikan. Di sinilah mahasiswa belajar hidup bersama masyarakat, membangun komunikasi, memahami persoalan desa, sekaligus mencari solusi bersama. Pengalaman seperti ini akan menjadi bekal yang sangat berharga sepanjang hidup,” ujar Jarot.
Jarot berharap, hasil program KKN dapat menjadi referensi bagi Pemkab Sumbawa dalam mengembangkan potensi daerah. Ia juga berharap kerja sama antara Sumbawa dan UGM terus berlanjut melalui pelaksanaan KKN di Pulau Medang pada tahun-tahun mendatang.
Di akhir sambutannya, Jarot mengingatkan para mahasiswa agar menjaga kesehatan selama menjalani aktivitas sehari-hari. Ia mengajak mahasiswa menerapkan tujuh dokter pribadi, yaitu mengonsumsi makanan bergizi, beristirahat yang cukup, berolahraga secara teratur, mendapatkan sinar matahari, memenuhi kebutuhan air putih, selalu bersyukur, dan menjaga pikiran tetap positif.
Mahasiswa Berasal dari 18 Fakultas
Kepala Bapperida sekaligus Ketua Pengurus Cabang KAGAMA Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., mengatakan, KKN-PPM UGM Periode II Tahun 2026 diikuti 26 mahasiswa dari 18 fakultas.
Jumlah tersebut terdiri atas 10 mahasiswa laki-laki dan 16 mahasiswa perempuan. Dari jumlah itu, dua mahasiswa berasal dari Kabupaten Sumbawa.
Selama 43 hari, para mahasiswa melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat di Pulau Medang. Dedy menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang memberikan dukungan selama pelaksanaan KKN.
Mahasiswa Paparkan Program Medang Berdendang
Dosen Pembimbing Lapangan, drg. Asikin Noor, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang telah memfasilitasi pelaksanaan KKN-PPM. Ia berharap seluruh program yang telah dijalankan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Desa Bajo dan Desa Bugis.
Asikin juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan KKN terdapat sikap maupun perilaku mahasiswa yang kurang berkenan. Menurutnya, seluruh mahasiswa telah berupaya menjalankan pengabdian dengan sebaik-baiknya.
Sebelum prosesi pelepasan, para mahasiswa memaparkan hasil program kerja bertajuk “Medang Berdendang”. Mereka mempresentasikan berbagai program pemberdayaan masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada pemerintah daerah dan masyarakat.
Program tersebut bertujuan menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan masyarakat dalam mengembangkan potensi Pulau Medang secara berkelanjutan. (*)




