Fokus Peningkatan SDM, Pemkab Dompu Kaji Tawaran Subsidi Pendidikan Unbim MFH Mataram
Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu memperkuat kolaborasi dengan menelaah program subsidi pendidikan, bersama Universitas Bima Internasional Medical Farma Husada (Unbim MFH) Mataram.
Bupati Dompu, Bambang Firdaus, S.E., menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada sektor ekonomi dan infrastruktur. Pemerintah daerah juga memberi perhatian besar terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, serta pelatihan kerja.
Menurutnya, penguatan kualitas SDM menjadi kunci strategis untuk meningkatkan daya saing daerah, produktivitas masyarakat, serta kesejahteraan secara menyeluruh. Ia menilai, langkah peningkatan kompetensi aparatur akan memberi dampak positif bagi pelayanan publik, dan pembangunan jangka panjang.
Bupati Bambang juga menyampaikan apresiasi atas tawaran subsidi pendidikan dari pihak Unbim MFH. Namun, pemerintah daerah tetap melakukan kajian mendalam sebelum menentukan langkah lanjutan, terutama terkait relevansi program studi dengan kebutuhan daerah.
“Prodi yang ditawarkan, kami akan mengkajinya berdasarkan potensi wilayah dan kebutuhan pembangunan masa depan, beberapa program studi (prodi) memiliki prospek cerah untuk pengembangan Kabupaten Dompu,” ungkapnya pada Selasa, 21 April 2026.
Penyesuaian Program Studi dengan Kebutuhan Daerah
Pendiri Unbim MFH, Dr. Syamsuriansyah, MM., M.Kes. yang juga anggota DPRD Lombok Barat menjelaskan, kampus yang ia bangun berkembang dari Politeknik Medica Farma Husada menjadi perguruan tinggi yang menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman.
Ia menyebutkan, kunjungan bertujuan menawarkan subsidi pendidikan bagi ASN PNS dan PPPK, agar mendapat kesempatan meningkatkan kualifikasi pendidikan lebih luas
Pihak kampus juga merancang fakultas dan program studi berdasarkan kebutuhan dunia kerja. Beberapa program unggulan yang ditawarkan antara lain DIII Perjalanan Wisata serta S1 Terapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja.
“Unbim MFH mencetak lulusan yang kompeten, berdaya saing global, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja masa kini,” ujarnya.
Pertemuan ini memperkuat komitmen bersama dalam mendorong peningkatan kualitas SDM, sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*)



