Lombok Barat

Warga Ampenan Hilang Terseret Arus di Air Terjun Tibu Ijo, SAR Kerahkan Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Mataram (NTBSatu) – Pencarian terhadap seorang wisatawan yang dilaporkan hanyut di kawasan wisata Air Terjun Tibu Ijo, Desa Kekait, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, pada Minggu, 5 April 2026, masih terus dilakukan. Korban bernama Liza Pratiwi (25), merupakan warga Ampenan, Kota Mataram, yang terseret arus sungai saat melakukan perjalanan menuju lokasi wisata.

Koordinator Lapangan Kantor SAR Mataram, Ida Bagus Netra Adnyana mengatakan, sudah mengerahkan personel untuk menuju lokasi kejadian. “Tim berangkat pukul 18.50 Wita menggunakan rescue car serta membawa peralatan SAR air,” katanya.

IKLAN

Kejadian nahas ini berawal saat korban yang tengah berwisata bersama rekan-rekannya. Namun sesaat kemudian, korban dikabarkan terseret arus sungai yang tiba-tiba deras saat sedang melintasi jalur menuju air terjun.

Pihak keluarga sempat melakukan upaya pencarian mandiri, namun tidak membuahkan hasil. Akhirnya, mereka melaporkan kejadian tersebut pada otoritas terkait.

Setelah mendapat laporan, Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi menginstruksikan untuk melakukan pendalaman operasi penyelamatan dengan melibatkan berbagai unsur terkait.

Tim rescue langsung terjun menuju lokasi kejadian, setelah menerima informasi pada Minggu petang. Mereka melakukan penilaian medan dan memulai pencarian awal di sepanjang bantaran sungai.

Penyisiran Aliran Sungai

Operasi tim SAR gabungan semakin diperluas hingga Senin, 6 April 2026. Pencarian berlangsung dengan penyisiran manual di sepanjang aliran sungai dan titik-titik yang dicurigai tempat tersangkutnya korban.

“Kami melakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai dan memeriksa titik-titik yang dicurigai korban berada,” tambahnya.

Pencarian terus berlangsung dengan bantuan lintas sektor. Mulai dari SAR Mataram, BPBD Kabupaten Lombok Barat, Polsek Gunung Sari, Koramil, dan warga setempat turut bersiaga.

Kewaspadaan Wisata Alam

Kejadian ini menekankan pentingnya aspek keselamatan dan kewaspadaan bagi wisatawan yang ingin mengunjungi destinasi wisata, terutama yang berada di sekitar aliran sungai.

Curah hujan yang tidak menentu di wilayah perbukitan Lombok Barat, sering kali menyebabkan debit air sungai meningkat secara mendadak hingga dapat membahayakan keselamatan pengunjung.

Untuk memantau perkembangan operasi secara berkala, posko pencarian sudah didirikan di sekitar lokasi kejadian. Pencarian akan terus dilakukan hingga batas waktu yang ditentukan sesuai prosedur Standar Operasional Prosedur (SOP) pencarian dan pertolongan. (Inda)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button