HEADLINE NEWSSumbawa

Banjir Bandang Terjang Ropang, 305 KK Terdampak dan Infrastruktur Rusak Parah

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Banjir bandang menerjang Desa Ropang, Kecamatan Ropang, Kabupaten Sumbawa, Minggu sore, 15 Maret 2026. Hal ini setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam. Bencana ini menyebabkan ratusan kepala keluarga terdampak, serta merusak sejumlah infrastruktur penting di desa tersebut.

Berdasarkan laporan sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB, banjir bandang terjadi akibat curah hujan tinggi yang berlangsung sejak pukul 11.00 hingga 16.00 Wita. Debit air yang meningkat drastis membuat parit, gorong-gorong, dan saluran drainase tidak mampu menampung aliran air sehingga meluap ke permukiman warga.

IKLAN

Camat Ropang, Andry Agung Dewanto mengatakan, banjir mulai terjadi pada sore hari dan kondisi mulai mereda pada malam harinya.

IKLAN

“Peristiwa itu terjadi sejak sore hari, dan malamnya air sudah mulai reda. Penyebab utamanya karena intensitas curah hujan yang sangat tinggi di wilayah ini,” ujar Andry kepada NTBSatu, Senin, 16 Maret 2026.

IKLAN

Ia menjelaskan, luapan air terjadi karena kapasitas saluran air tidak mampu menampung debit air yang datang secara bersamaan dari beberapa titik.

“Daya tampung parit, gorong-gorong, dan saluran air tidak mampu menampung jumlah debit air yang sangat besar. Sehingga, air meluap ke permukiman,” jelasnya.

Tiga Dusun Terdampak

Banjir bandang ini berdampak langsung pada tiga dusun di Desa Ropang. Yakni, Dusun Ropang A, Dusun Ropang B, dan Dusun Semaning.

Data sementara mencatat, Dusun Ropang A 85 Kepala Keluarga (KK) atau 340 jiwa terdampak. Dusun Ropang B 120 KK atau 480 jiwa terdampak dan Dusun Semaning 100 KK atau 400 jiwa terdampak.

Secara keseluruhan, jumlah warga terdampak mencapai sekitar 305 kepala keluarga atau sekitar 2.200 jiwa. “Banjir ini hampir berdampak pada seluruh dusun di Desa Ropang, hanya saja jumlah warga terdampaknya bervariasi di setiap dusun,” katanya.

Infrastruktur Rusak

Selain merendam permukiman warga, banjir bandang juga merusak fasilitas umum di wilayah tersebut. Setidaknya tiga unit deker atau gorong-gorong dilaporkan mengalami kerusakan berat

“Kerusakan yang terdata sementara ada tiga deker yang rusak berat. Namun, kemungkinan masih ada dampak kerusakan lain yang belum terdeteksi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pendataan kerusakan masih terus pemerintah desa bersama tim terkait di lapangan lakukan. “Data yang kami sampaikan masih sementara. Pendataan lebih lanjut masih berlangsung,” tambahnya.

Penanganan Darurat

Pasca kejadian, tim dari BPBD Kabupaten Sumbawa bersama aparat keamanan dan pemerintah desa langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

“Tim BPBD bersama TNI, Polri, aparat desa dan relawan melakukan koordinasi, serta kaji cepat di lokasi terdampak untuk penanganan darurat,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat juga bergotong royong membersihkan sisa material banjir yang masih menumpuk di sejumlah titik permukiman.

“Saat ini air sudah mulai surut. Namun, masih tersisa material lumpur dan sampah banjir sehingga warga melakukan pembersihan secara mandiri,” ujarnya.

Kebutuhan Mendesak

Dalam laporan tersebut, kebutuhan mendesak bagi warga terdampak meliputi bantuan tanggap darurat, logistik, serta peralatan penanganan bencana.

“Kami berharap bantuan logistik dan peralatan dapat segera disalurkan untuk membantu warga yang terdampak,” katanya.

Peringatan Cuaca

Sementara itu, BPBD Provinsi NTB mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Sebab, wilayah NTB masih berada pada puncak musim hujan.

Dalam periode dasarian II Maret 2026 (11–20 Maret), terdapat peluang hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter per dasarian mencapai 60 hingga 90 persen di sebagian besar wilayah NTB.

“Sebagian wilayah Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, dan Bima juga memiliki peluang hujan dengan intensitas lebih dari 100 milimeter,” demikian peringatan BPBD NTB. (Marwah)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button