Lombok Barat

Harga Cabai di Lombok Barat Melonjak Tajam Akibat Faktor Cuaca dan Ketidakseimbangan Pasokan

Lombok Barat (NTBSatu) – Kenaikan harga cabai rawit merah di beberapa daerah Nusa Tenggara Barat (NTB), termasuk Lombok Barat, sempat memicu kekhawatiran masyarakat. Isu penimbunan stok cabai pun mencuat di tengah publik.

Namun, Dinas Perdagangan Lombok Barat menegaskan, lonjakan harga tersebut bukan karean praktik penimbunan. Melainkan, faktor cuaca dan ketidakseimbangan pasokan dengan permintaan.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Lombok Barat, Lale Widiani, S.H., menjelaskan, tren kenaikan harga bahan pokok mulai terpantau sejak minggu kedua Februari 2026. Sekitar sepekan sebelum puasa yang jatuh pada 19 Februari.

“Memang ada beberapa bahan pokok yang naik. Tetapi yang paling menonjol sampai sekarang adalah cabai rawit merah,” ujarnya kepada NTBSatu, Senin, 23 Februari 2026.

Berdasarkan hasil pemantauan dan survei harga di sejumlah pasar tradisional, harga cabai rawit merah mengalami fluktuasi signifikan.  Pada minggu pertama Februari, harga masih berada di kisaran Rp78.000 per kilogram, kemudian naik menjadi Rp92.000 pada minggu kedua.

1 2 3Laman berikutnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button