KONI Sumbawa Ungkap Alasan Batal Jadi Tuan Rumah Porprov 2026: Fiskal dan Teknis
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbawa, Abdul Rafiq, SH, M.Si., mengungkapkan, keputusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa yang tidak mengambil peran sebagai tuan rumah untuk lima cabang olahraga (cabor) pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.
Rafiq mengatakan, Pemkab Sumbawa tidak mengundurkan diri tetapi mempertimbangkan kondisi fiskal daerah sebelum mengambil keputusan.
“Tidak mengundurkan diri ya. Tapi karena memang yang pertama kondisi fiskal kita yang juga harus kita sadari. Karena ada belanja-belanja yang lebih prioritas ketimbang mungkin menjadi tuan rumah. Sehingga lima cabor itu Pemda Sumbawa tidak mengambil,” ujar Rafiq kepada NTBSatu, Rabu, 18 Februari 2026.
Ia menyatakan, KONI memahami langkah pemerintah daerah tersebut. Menurutnya, Pemkab Sumbawa harus memprioritaskan belanja yang lebih mendesak di tengah keterbatasan anggaran.
Selain faktor fiskal, Rafiq juga menyoroti keterlambatan dari pihak provinsi dalam menjelaskan hak dan kewajiban masing-masing kabupaten/kota. Kondisi itu, menurutnya, menyulitkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) saat menyusun dan mengalokasikan anggaran.
“Karena memang keterlambatan dari provinsi ya, terkait belum adanya apa yang menjadi hak dan kewajiban masing-masing kabupaten/kota. Sehingga itu menyulitkan TAPD Pemerintah Sumbawa untuk mengalokasikan anggaran-anggaran itu,” jelasnya.



