Sasar Generasi Z, Pemkab Sumbawa Dorong Regenerasi UMKM agar Naik Kelas
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa mulai mendorong regenerasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menyasar keterlibatan generasi muda, khususnya Milenial dan Z.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (KUKM Perindag) Kabupaten Sumbawa, E. S. Adi Nusantara mengatakan, pemerintah daerah mengambil langkah ini karena mayoritas pelaku UMKM saat ini di atas 40 tahun.
Ia menyebut, kondisi tersebut membuat transformasi UMKM berjalan lambat, terutama dalam penguasaan teknologi dan pengembangan pasar.
“Rata-rata pelaku UMKM ini di atas 40 tahun. Sementara yang kita dorong itu Gen Milenial dan Gen Z untuk mengisi ruang. Karena imajinasi mereka melampaui generasi sebelumnya dan mereka sangat adaptif dengan e-commerce,” ujar Adi kepada NTBSatu, Selasa, 3 Februari 2026.
Menurutnya, saat ini ekosistem usaha terus berkembang, termasuk perubahan sistem perizinan seperti Online Single Submission (OSS) versi terbaru, yang menuntut kemampuan adaptasi lebih cepat.
“Mereka lebih adaptable dibanding generasi kita. Sehingga perlu kerangka berpikir bagaimana usaha mikro ini didorong peningkatan omzetnya, kemudian naik kelas,” jelasnya.
Adi menambahkan, agar UMKM tidak hanya bergantung pada event–event daerah, pelaku usaha perlu menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar. Khusus usaha mikro, sektor yang paling dominan masih berada di bidang makanan dan minuman.
“Sesuaikan saja dengan demand (kebutuhan) pasar. Apa yang paling banyak diminati masyarakat Sumbawa. Tapi jangan semua produknya sama,” katanya.



