Formasi CPNS 2026 Belum Dibuka, Kabupaten Sumbawa Masih Krisis Dokter dan Guru Tertentu
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa hingga kini belum mengumumkan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. Meski demikian, kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN), terutama dokter dan tenaga pendidik tertentu, sudah pemerintah daerah susun dan ajukan melalui mekanisme e-formasi ke Pemerintah Pusat.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumbawa, Budi Santoso mengatakan, formasi masih menunggu pengumuman resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta persetujuan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).
“Formasi CPNS belum diumumkan. Kami masih menunggu dari BKN, tapi kebutuhan pegawai sudah kami susun bersama bagian organisasi dan telah diajukan,” kata Budi Santoso, Senin, 2 Februari 2026.
Ia juga mengungkapkan, kekurangan pegawai paling krusial berada di Dinas Kesehatan, khususnya dokter umum dan dokter gigi. Saat ini, kebutuhan dokter mencapai 38 formasi untuk memperkuat layanan kesehatan daerah.
Sementara di sektor pendidikan, kekurangan tenaga terjadi pada guru agama dan guru olahraga, khususnya di tingkat SD, serta guru TEP di jenjang SMP. Untuk guru kelas saat ini secara umum sudah terpenuhi.
“Kalau guru kelas sudah aman. Tinggal guru agama dan olahraga di SD, serta guru TEP di SMP,” jelasnya.
Budi menegaskan, informasi formasi CPNS yang beredar di media sosial, termasuk TikTok, belum dapat pihaknya pastikan kebenarannya. Ia meminta masyarakat menunggu pengumuman resmi dari Pemerintah Pusat.
“Secara nasional, formasi itu disampaikan oleh BKN dan pemerintah pusat. Informasi di luar jalur resmi belum jelas,” tegasnya.



