Hukrim

Curanmor Masih Merajalela, Polresta Mataram Catat 36 Kasus 3C Januari 2026

Mataram (NTBSatu) – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi tantangan utama bagi Polresta Mataram. Sat Reskrim Polresta Mataram mengungkapkan, tindak pidana pencurian masih mendominasi angka kriminalitas di Ibu Kota Provinsi NTB ini.

Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma Yulia Putra membenarkan, tindak pencurian memang mendominasi tren kriminalitas di Kota Mataram. Khususnya, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian dengan kekerasan (curas).

“Didominasi curanmor, curat, itu rata rata” ujarnya singkat kepada NTBSatu, Jumat, 30 Januari 2026.

Berdasarkan data Januari 2026, Sat Reskrim Polresta Mataram mencatat 36 kasus tindak pidana 3C (Curanmor, Curat, dan Curas). Dharma menyatakan, sebagian laporan telah selesai, sementara sisanya masih dalam tahap penyelidikan dan pengejaran pelaku.

Ia menjelaskan, selain menyasar kendaraan, para pelaku kriminal juga menunjukkan spesialisasi tertentu. Salah satu contoh kasus, pembobolan warung dengan spesialisasi merusak pintu harmonika yang baru-baru ini berhasil petugas ungkap.

Menyikapi tren tersebut, Sat Reskrim Polresta Mataram menerapkan strategi “Kring Serse”. Yaitu, strategi melalui patroli personel di lapangan untuk memantau wilayah-wilayah tertentu secara intensif.

“’Kring Serse’ itu kita melakukan patroli-patroli, baik bertemu dengan warga masyarakat (maupun memantau lokasi rawan),” jelasnya.

Selain itu, kepolisian mengintensifkan patroli pada jam-jam rawan untuk memutus niat pelaku kejahatan. Upaya ini dengan kegiatan sambang atau berdialog langsung dengan warga, guna menghidupkan kembali peran Pos Kamling di lingkungan masing-masing.

Dharma menekankan, keamanan kota tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Butuh kolaborasi aktif, serta upaya preventif dari masyarakat dalam menjaga kekondusifan lingkungan.

“Dengan penguatan patroli ‘Kring Serse’ dan keberhasilan pengungkapan berbagai kasus menonjol, kami harap angka kriminalitas di Mataram dapat terus ditekan guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” harapnya. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button