Tingkatkan Mutu, STKIP Taman Siswa Bima Gelar Sharing Session Tata Kelola S2 Pedagogi
Bima (NTBSatu) – Program Studi Magister (S2) Pedagogi STKIP Taman Siswa Bima, terus memperkuat kualitas dan tata kelola akademik pascasarjana.
Komitmen tersebut terwujud melalui kegiatan Sharing Session bertajuk “Belajar Praktik Baik Tata Kelola Pascasarjana” pada Senin, 12 Januari 2026 di Ruang BERADAB Kampus 1 STKIP Taman Siswa Bima.
Kegiatan ini menghadirkan Direktur Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat), Dr. Lukman, M.Pd., sebagai narasumber utama.
Seluruh dosen homebase Pascasarjana STKIP Taman Siswa Bima mengikuti Sharing Session ini dan menjadi forum strategis, untuk memperkuat fondasi pengelolaan Program Studi S2 Pedagogi secara berkelanjutan.
Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Dr. Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si., dalam arahannya menegaskan, tata kelola pascasarjana harus dipahami secara utuh, sistematis, dan berkesinambungan.
Menurutnya, penguatan mutu tidak dapat dilepaskan dari kesiapan sumber daya manusia dan kelengkapan dokumen strategis institusi.
“Tata kelola pascasarjana mencakup banyak aspek. Mulai dari review kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman, persiapan akreditasi, hingga penguatan profil dosen melalui jabatan fungsional dan kinerja tridharma perguruan tinggi,” ujar Dr. Ibnu.
Dalam pemaparannya, Dr. Lukman, M.Pd., berbagi pengalaman dan praktik strategis dalam mengelola pascasarjana di Ummat.
Ia menekankan, dosen pascasarjana tidak hanya berperan sebagai pengajar. Tetapi juga, sebagai leader institusional yang memiliki komitmen kuat dalam memajukan program studi.
“Pascasarjana membutuhkan dosen-dosen yang memiliki visi kepemimpinan, loyalitas institusional, dan kesadaran bahwa kemajuan program studi adalah tanggung jawab bersama,” ungkapnya.
Selain itu, Dr. Lukman juga merekomendasikan penerapan sistem perkuliahan blended learning dengan komposisi 60 persen luring dan 40 persen daring. Hal tersebut sebagai bentuk adaptasi terhadap dinamika pendidikan tinggi dan kebutuhan mahasiswa.
Susun Rencana Tindak Lanjut
Diskusi juga menyoroti, pentingnya kesiapan dokumen strategis, seperti Rencana Induk Pengembangan (RIP) dan Rencana Strategis (Renstra). Hal tersebut sebagai landasan pengembangan program studi. Dokumen tersebut dinilai krusial dalam mendukung akreditasi, pengambilan kebijakan, serta arah pengembangan pascasarjana jangka panjang.
Kegiatan Sharing Session ditutup dengan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL). Fokus utama pascakegiatan meliputi penataan dan penguatan dokumen strategis, perluasan jejaring kerja sama nasional dan internasional. Serta, aktivasi publikasi kegiatan melalui laman resmi Pascasarjana STKIP Taman Siswa Bima sebagai bagian dari penguatan branding institusi.
Melalui kegiatan ini, STKIP Taman Siswa Bima berharap Program Studi S2 Pedagogi semakin siap menjadi pascasarjana yang unggul, adaptif terhadap regulasi pemerintah, dan berdaya saing, baik di tingkat regional maupun nasional. (*)



