Diskominfotik SumbawaSumbawa

Pemkab Sumbawa Kembangkan Pariwisata dengan Konsep Daerah Singgah dan Sport Tourism

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa, terus mengembangkan sektor pariwisata dengan menghadirkan berbagai destinasi alam dan budaya yang menarik minat wisatawan.

Salah satu destinasi unggulan adalah Teluk Saleh, yang terkenal dengan hiu paus. Destinasi ini kini menjadi bagian dari Sail Indonesia dan menjadikan Sumbawa sebagai titik singgah bagi kapal pesiar internasional sejak 2019.

IKLAN

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Sumbawa, Tata Kostara menilai, Teluk Saleh memiliki potensi besar untuk dikenal secara internasional.

“Kami ingin Teluk Saleh menjadi ikon wisata internasional. Ini akan menjadi pendorong utama perekonomian daerah,” ujar Tata kepada NTBSatu, Selasa, 11 November 2025.

Tata menjelaskan, Sumbawa berada di tengah jalur wisata populer Indonesia, seperti Bali, Lombok, dan Labuan Bajo. Namun, Pemkab Sumbawa tidak bersaing langsung dengan destinasi tersebut. Sebaliknya, Sumbawa memposisikan diri sebagai daerah singgah dengan daya tarik unik.

“Kami fokus menjadi destinasi singgah yang mengesankan. Wisatawan yang berhenti di Sumbawa dapat menikmati keindahan alam sambil melanjutkan perjalanan mereka,” jelasnya.

Selain itu, Pemkab Sumbawa memperkenalkan konsep sport tourism yang menggabungkan pariwisata dengan event olahraga dan budaya lokal.

“Melalui acara seperti Maen Jaran (Pacuan Kuda), Barapan Kerbo (Karapan Kerbau), balap motor, panahan, dan tarung derajat, Sumbawa dapat menarik wisatawan yang ingin menikmati olahraga sekaligus keindahan alam,” kata Tata.

Pemkab Sumbawa juga mengembangkan City Tour Sumbawa, yang akan menawarkan pengalaman budaya dan sejarah, termasuk kunjungan ke Museum Bala Kuning dan menyaksikan tradisi kerapan kerbau.

Semua pemandu wisata dilatih bekerja sama dengan Himpunan Pemandu Wisata Indonesia (HPI), agar layanan tetap profesional.

“Kami bekerja sama dengan Himpunan Pemandu Wisata Indonesia (HPI) untuk memastikan para pemandu wisata memiliki kompetensi yang baik,” tambahnya.

Meski program pengembangan pariwisata berjalan lancar, Tata menegaskan, Pemkab Sumbawa berkomitmen meningkatkan kualitas layanan dan keamanan wisata.

“Kami terus mengadakan pelatihan dan meningkatkan standar keamanan agar wisatawan merasa aman dan nyaman selama berkunjung,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Back to top button