Lombok Barat

Dirut Jadi Tersangka, PT AMGM Pastikan Layanan Air Bersih Tetap Lancar

Mataram (NTBSatu) – Manajemen PT Air Minum Giri Menang (Perseroda) atau PT AMGM menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik pada Rabu, 22 Juli 2026.

Hal ini menyusul penetapan status tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Direktur Utama perusahaan, SUD, di Mataram pada Selasa, 21 Juli 2026. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Umum dan Keuangan PT AMGM, Aini Kurniati.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan. Kami berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, andal, transparan, dan berintegritas,” ujarnya, mengutip Instagram @pamgirimenang pada Rabu, 22 Juli 2026.

IKLAN

Penyampaian pernyataan resmi tersebut dilakukan bersama Direktur Operasional PT AMGM, Dadi Rahman. Ia juga menegaskan rasa prihatin sekaligus jaminan proses hukum yang sedang berjalan tidak memengaruhi operasional perusahaan.

Dukungan Proses Hukum dan Jaminan Layanan Air Normal

Manajemen PT AMGM menyatakan sikap kooperatif penuh terhadap penanganan kasus hukum yang mengaitkan salah satu pimpinannya. Perusahaan menghormati setiap tahapan pemeriksaan yang dari KPK sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Di sisi lain, manajemen juga mengimbau semua pihak untuk tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Ini berlaku hingga ada keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Selain itu, Dadi Rahman menegaskan bahwa jajaran direksi dan staf teknis tetap menjalankan seluruh roda kegiatan operasional secara optimal. Hal ini demi menenangkan para pelanggan dan mitra kerja.

“Kami memastikan seluruh pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara normal. Penyaluran air minum, pelayanan kepada pelanggan, penanganan gangguan, serta seluruh kegiatan operasional perusahaan tetap terlaksana sesuai dengan standar pelayanan yang sudah ada,” kata Dadi.

Manajemen memahami isu hukum ini sempat memicu kekhawatiran masyarakat, khususnya para pelanggan setia. Oleh karena itu, PT AMGM memperketat pengawasan teknis di lapangan guna menjamin kelancaran dan kualitas pasokan air bersih mengalir ke rumah-rumah warga.

Komitmen Penguatan Tata Kelola Perusahaan

Menghadapi situasi tersebut, PT AMGM membuat momen tersebut untuk membenahi dan memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Aini menyebutkan, manajemen siap meningkatkan pengawasan internal, transparansi, akuntabilitas, serta manajemen risiko secara menyeluruh.

Perusahaan juga menggembleng penguatan budaya integritas di seluruh lini organisasi untuk mencegah terulangnya insiden serupa. Langkah ini sebagai bagian penting dari komitmen perusahaan dalam menjaga kepercayaan publik yang telah terbangun selama ini.

Oleh karena itu, ​bagi pelanggan yang membutuhkan informasi lanjutan atau hendak menyampaikan pengaduan terkait kendala distribusi air, manajemen mengarahkan masyarakat untuk memanfaatkan berbagai kanal pelayanan resmi perusahaan. (*)

Artikel Terkait