Kota BimaPemerintahan

Dinsos Kota Bima Salurkan Bantuan ATENSI 2026

Kota Bima (NTBSatu) – Sebanyak 95 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kota Bima kini telah menerima bantuan Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Tahun 2026. Program ini merupakan bantuan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) RI unutk meningkatkan kesejahteraan masyarakat rentan.

Realisasi penyakuran bantuan ini melalui Sentra Paramita Mataram yang bersinergi langsung dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bima

Langkah kolaboratif tersebut bertujuan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan langsung menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

IKLAN

Kepala Dinas Sosial Kota Bima, Lalu Sukarsana menegaskan, program ini memprioritaskan pemenuhan kebutuhan pokok sekaligus mendorong kemandirian ekonomi para penerima manfaat.

“Program ATENSI Tahun 2026 dari Kementerian Sosial telah kami salurkan kepada 95 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial di Kota Bima. Seluruh penerima manfaat telah kami tetapkan berdasarkan hasil asesmen kebutuhan,” ujar Sukarsana pada Rabu, 8 Juli 2026.

Ia merinci bahwa program ini menyasar berbagai kelompok rentan yang membutuhkan penanganan sosial khusus. 

Para penerima mencakup penyandang disabilitas, anak-anak, lanjut usia (lansia), kelompok rentan, Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA), hingga korban penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA).

Jenis Bantuan

Untuk memastikan dampak yang optimal, Kemensos membagi intervensi bantuan ke dalam dua fokus utama

Pertama, dalam bentuk dukungan pemenuhan hidup layak. Penyalurannya berupa paket sembako, tempat tidur, dan pemenuhan nutrisi.

Kedua, bantuan kewirausahaan dalam bentuk penyaluran khusus kepada penerima manfaat yang memiliki potensi dan rintisan usaha.

Pemerintah memfasilitasi berbagai jenis bantuan usaha modal sesuai keahlian warga, di antaranya, usaha kios kelontong, jasa cukur rambut, usaha kuliner (jajanan dan minuman, usaha dagang beras, dan usaha menjahit.

Ia optimistis, bantuan ATENSI ini tidak sekadar menjadi bantalan sosial sesaat, melainkan stimulan jangka panjang agar masyarakat mampu mandiri secara finansial.

“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan terkelola dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tuturnya.

Ia menyebut, pihaknya akan terus mendampingi dan memantau keberlanjutan pemanfaatan bantuan yang telah tersalurkan.

“Dinas Sosial Kota Bima juga akan terus melakukan pendampingan dan pemantauan. Tujuannya agar bantuan yang telah tersalur dapat bermanfaat secara optimal dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Artikel Terkait