Lombok Masuk 4 Daerah di Indonesia Jadi Tempat Terbaik untuk Pensiun Versi Forbes 2025

Mataram (NTBSatu) – Empat daerah di Indonesia berhasil mencuri perhatian dunia internasional, setelah masuk dalam daftar destinasi pensiun terbaik versi majalah Forbes tahun 2025.
Penilaian ini menyoroti kekuatan Indonesia dalam menawarkan lingkungan ideal bagi para pensiunan, terutama berkat iklim tropisnya, biaya hidup yang bersahabat, serta fasilitas medis yang memadai.
Dalam laporan terbarunya, Forbes mencantumkan empat daerah di Indonesia yang dinilai sangat ramah bagi warga asing yang ingin menikmati masa pensiun yang nyaman dan tenang. Keempat daerah tersebut antara lain:
1. Bali
Pulau Dewata tetap menjadi pilihan utama, berkat panorama alamnya yang memesona dan komunitas ekspatriat yang sudah mapan.
Kawasan seperti Ubud, Sanur, dan Canggu menawarkan gaya hidup santai, suasana seni yang kuat, serta lingkungan yang mendukung ketenangan jiwa. Ideal bagi mereka yang ingin menghabiskan masa pensiun dalam atmosfer damai.
2. Jakarta
Sebagai ibu kota negara, Jakarta mungkin terdengar mengejutkan bagi sebagian orang. Namun, kota ini menawarkan kemudahan akses terhadap fasilitas kesehatan, hiburan, dan transportasi modern.
Bagi pensiunan yang masih ingin hidup dinamis dengan segala kenyamanan kota besar, Jakarta menjadi alternatif menarik.
3. Lombok
Terletak berdekatan dengan Bali, Lombok dikenal dengan suasananya yang lebih tenang namun tak kalah indah.
Dengan infrastruktur yang terus berkembang, Lombok cocok untuk pensiunan yang menginginkan kedamaian tanpa kehilangan fasilitas modern yang esensial.
4. Ubud
Meskipun sudah dalam cakupan Bali, Ubud mendapatkan sorotan tersendiri karena identitasnya sebagai pusat seni dan spiritualitas.
Banyak pensiunan tertarik dengan tawaran gaya hidup sehat lewat komunitas yoga dan meditasi, ditambah nuansa pedesaan yang memikat.
Mengapa Indonesia Jadi Favorit Para Pensiunan?
Beberapa faktor membuat Indonesia unggul sebagai tujuan pensiun global. Selain biaya hidup yang rendah daripada negara-negara Barat, tingkat kriminalitas yang relatif rendah juga memberi rasa aman.
Selain itu, pelayanan kesehatan yang terus berkembang kini sudah cukup memadai dan terjangkau.
Di sejumlah kawasan yang banyak dihuni ekspatriat, penggunaan bahasa Inggris cukup umum, sehingga memudahkan komunikasi sehari-hari. Stabilitas politik juga membuat banyak pensiunan merasa nyaman untuk menetap dalam jangka panjang.
Namun, untuk bisa tinggal secara legal, pensiunan asing harus memenuhi syarat tertentu untuk mendapatkan Visa KITAS Pensiun, seperti memiliki pendapatan tahunan minimal USD 36.000 untuk pasangan dan mempekerjakan setidaknya satu pekerja rumah tangga atau sopir. Proses administrasinya pun wajib melalui agen resmi.
Meskipun menawarkan banyak keuntungan, Indonesia tetap memiliki potensi risiko, seperti gempa bumi, erupsi gunung berapi, dan banjir. Perubahan iklim juga menambah tantangan baru yang harus diantisipasi.
Oleh karena itu, memiliki asuransi kesehatan dan rencana mitigasi bencana menjadi langkah bijak untuk para pensiunan yang ingin menetap dengan tenang. (*)