Ekonomi Bisnis

Investor Proyek Kereta Gantung Rinjani Bantah Kabur, Sebut Masih Tunggu Izin Pemerintah

Mataram (NTBSatu) – Proyek pembangunan kereta gantung di Gunung Rinjani kembali menjadi sorotan, setelah muncul kabar investor tidak memberikan kepastian.

Namun, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Sungkul menepis kabar tersebut. Dalam video di akun resmi Facebook Diskominfo Lombok Tengah, ia terlihat bertemu dan berbincang dengan investor proyek kereta gantung Rinjani asal China tersebut.

Pihak investor menegaskan, proyek kereta gantung masih berjalan dan saat ini tengah menunggu kelengkapan proses perizinan dari pemerintah, termasuk izin lingkungan dan perubahan status pemanfaatan hutan dari PDW ke PBPH.

“Kelengkapan dari perizinan seperti izin lingkungan. Setelah itu terbit, baru menunggu dari proses perubahan, PDW ke PBPH sudah lengkap baru kita mulai,” ungkap investor melalui penerjemahnya dalam video yang NTBSatu kutip Kamis, 24 Juli 2025.

Sungkul menjelaskan, rencana pembangunan kereta gantung ini sejak tahun 2013. Meski sudah berjalan lebih dari satu dekade, investor tetap menunjukkan kesabaran luar biasa.

IKLAN

Bahkan, ia menyebut, investor telah menyetor dana sebesar Rp5 miliar kepada pemerintah provinsi sebagai bentuk komitmen atas proyek tersebut.

Menurut investor, langkah pertama yang akan pihaknya lakukan setelah semua izin rampung adalah membangun akses jalan menuju lokasi proyek.

“Pertama kali dikerjakan adalah jalan dulu, jadi akses jalan dibikin dulu,” jelasnya.

Setelah itu, proses pengadaan dan impor komponen kereta gantung bisa segera mulai. Pihak investor pun berharap agar Pemerintah Pusat, Kementerian LHK, dan Pemprov NTB bisa mempercepat proses perizinan agar pembangunan segera terealisasi.

“Permintaan terhadap pemerintah cukup satu, dipercepatlah perizinannya supaya bisa segera mulai,” ungkapnya.

IKLAN

Sungkul juga menyampaikan apresiasinya, atas kesabaran investor yang tetap bertahan sejak awal perencanaan hingga kini.

“Terima kasih juga ya Pak Cik atas kesabarannya. Semoga tidak jenuh ya,” ucapnya.

Ia berharap, pembangunan proyek kereta gantung di kawasan Karang Sidemen ini dapat mendongkrak sektor pariwisata dan menarik wisatawan premium untuk datang ke Lombok.

Dengan komitmen yang kuat, Sungkul memastikan, kabar mundurnya investor tidak benar. (*)

Berita Terkait

Back to top button