Sambut Kedatangan Mendikdasmen, Pemkab Sumbawa Sediakan Lahan Hibah 20 Hektare untuk Sekolah Unggul
Sumbawa Besar (NTBSatu) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa membuktikan komitmen kuat untuk mendongkrak mutu pendidikan di daerah. Langkah nyata tersebut mengemuka saat daerah menyambut kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti.
Kedatangan pemimpin kementerian pendidikan ini merangkaikan agenda sarasehan bersama puluhan Kepala Sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Sumbawa di Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Kamis, 16 Juli 2026.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., memimpin langsung penyambutan menteri tersebut. Turut mendampingi Bupati antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sumbawa, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, jajaran perangkat daerah, pengawas sekolah, serta kepala sekolah dari berbagai wilayah.
Kolaborasi Pusat-Daerah dan Komitmen Pemkab Siapkan Lahan 20 Hektare
Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot mengapresiasi kehadiran menteri beserta jajaran. Kehadiran menteri membawa harapan besar bagi masa depan pendidikan di Sumbawa.
“Kehadiran Bapak Menteri menjadi kehormatan sekaligus membawa harapan besar bagi kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Sumbawa,” ujar Syarafuddin Jarot.
Bupati menegaskan Pemkab Sumbawa terus mendukung penuh seluruh program strategis Kemendikdasmen. Hingga kini, puluhan sekolah di Sumbawa sukses mengakses program revitalisasi, sedangkan sejumlah sekolah lainnya masih menjalani proses verifikasi untuk memperoleh bantuan serupa.
Pada sektor digitalisasi, Kabupaten Sumbawa juga sukses menyalurkan ratusan unit perangkat pembelajaran digital untuk satuan pendidikan PAUD, SD, dan SMP. Pemkab Sumbawa menaruh harapan besar agar dukungan teknologi ini terus berlanjut guna menjangkau seluruh sekolah.
Sebagai bukti keseriusan meningkatkan mutu pendidikan, Pemkab Sumbawa menyediakan lahan hibah seluas sekitar 20 hektare untuk mendukung pembangunan Sekolah Unggul Terintegrasi. Namun, bupati tetap menyoroti tantangan geografis Sumbawa yang sangat luas, sehingga sejumlah wilayah terpencil masih menghadapi kendala akses pendidikan serta infrastruktur.
“Karena itu, kami berharap perhatian pemerintah pusat terhadap pemerataan layanan pendidikan di daerah terus ditingkatkan,” kata Syarafuddin Jarot.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, menitikberatkan peran strategis kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran.
“Kepala sekolah tidak hanya mengelola administrasi, tetapi juga menjadi motor penggerak peningkatan mutu pendidikan,” tegas Abdul Mu’ti.
Dalam sarasehan tersebut, Menteri memaparkan sejumlah arah kebijakan terbaru kementerian yang mencakup penyederhanaan beban administrasi kepala sekolah. Kemudian penguatan kepemimpinan sekolah, penataan penugasan guru ASN, serta upaya pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik di seluruh Indonesia.
Menteri juga mengajak seluruh kepala sekolah membangun budaya positif di lingkungan sekolah masing-masing melalui keteladanan. Pembiasaan karakter dan pemanfaatan teknologi secara bijak dalam proses pembelajaran. (*)




