AdvertorialPendidikan

Unram Gandeng Konsulat AS Perluas Kolaborasi Global

Mataram (NTBSatu) – Universitas Mataram (Unram) memperluas jejaring internasional melalui kunjungan delegasi Konsulat Amerika Serikat di Surabaya, Senin, 15 Juni 2026.

Pertemuan ini membuka peluang kolaborasi pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Jajaran pimpinan Unram menerima delegasi tersebut di Ruang Sidang Rektor. Kedua pihak memanfaatkan pertemuan itu untuk membahas sejumlah peluang kerja sama internasional.

IKLAN

Selain memperkuat hubungan kelembagaan, Unram juga mengarahkan pembahasan pada isu-isu strategis. Pengelolaan sumber daya air dan praktik pertambangan berkelanjutan menjadi fokus utama diskusi.

Wakil Rektor II Unram, Prof. Akmaluddin, S.T., M.Sc. (Eng.), Ph.D., menyambut langsung rombongan Konsulat Amerika Serikat. Ia mengapresiasi kunjungan tersebut sebagai langkah mempererat kemitraan internasional.

Menurut Prof. Akmaluddin, Unram terus memperluas kerja sama dengan berbagai mitra luar negeri. Langkah tersebut mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi sekaligus memperkuat daya saing lulusan.

IKLAN

“Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan serta menjajaki berbagai program kerja sama yang dapat mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain memperluas jejaring akademik, Unram juga ingin menghadirkan kolaborasi yang memberi manfaat nyata. Karena itu, kampus terus membuka ruang bagi berbagai kerja sama lintas negara.

Lebih lanjut, Prof. Akmaluddin menilai persoalan lingkungan menjadi tantangan bersama. Masyarakat merasakan langsung dampak pengelolaan sumber daya alam yang belum sepenuhnya berkelanjutan.

Karena itu, ia mendorong sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan mitra internasional. Kolaborasi tersebut menjadi kunci menghadirkan solusi yang berkelanjutan.

Berbagi Pengalaman

Sementara itu, Konsul Amerika Serikat di Surabaya, John McDaniel, menyampaikan apresiasi atas sambutan Universitas Mataram. Ia berharap kunjungan tersebut melahirkan kerja sama yang lebih luas.

Menurut John McDaniel, delegasi Amerika Serikat tidak hanya ingin mempererat hubungan antarlembaga. Mereka juga ingin berbagi pengalaman teknis sekaligus mendiskusikan langkah-langkah praktis melindungi masyarakat.

“Kami hadir di sini untuk berdiskusi dan berbagi langsung pengalaman teknis. Kami harap diskusi ini menjadi langkah awal yang bermanfaat bagi universitas dan masyarakat,” ujarnya.

Usai pertemuan, Unram melanjutkan agenda melalui diskusi ilmiah bertajuk Water Management and Sustainable Mining Practice. Dekan, dosen, mahasiswa, serta peneliti mengikuti forum tersebut.

Pada kesempatan itu, Unram menghadirkan pakar hidrogeologi Stefan Rice sebagai narasumber utama. Ia membagikan pengalaman mengenai pengelolaan air dan praktik pertambangan berkelanjutan.

Dalam pemaparannya, Stefan Rice menekankan pentingnya menerapkan prinsip keberlanjutan pada setiap pengelolaan sumber daya alam. Pemanfaatan teknologi dan inovasi ikut menentukan keberhasilan upaya tersebut.

Selain itu, ia menilai pembangunan ekonomi harus berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan. Keseimbangan keduanya menjadi fondasi pembangunan yang berkelanjutan.

Selanjutnya, peserta memanfaatkan sesi diskusi untuk menyampaikan berbagai pertanyaan. Mereka membahas pengelolaan air, dampak aktivitas pertambangan, hingga peluang riset internasional.

Tidak hanya itu, forum tersebut juga mempertemukan akademisi Unram dengan delegasi Amerika Serikat. Pertemuan itu membuka ruang bertukar pengalaman, gagasan, dan peluang kolaborasi penelitian.

Melalui kegiatan ini, Unram berharap kerja sama dengan berbagai institusi di Amerika Serikat terus berkembang. Kolaborasi tersebut diharapkan melahirkan riset yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Sejalan dengan komitmen internasionalisasi, Unram terus memperluas jejaring global bersama berbagai mitra luar negeri. Langkah tersebut memperkuat peran kampus dalam menjawab isu-isu global melalui pendidikan, penelitian, dan inovasi. (*)

Artikel Terkait