Kota Bima

Pemkot Bima Salurkan Bantuan Beras dan Minyak kepada 1.010 Warga Keluruhan Kolo

Mataram (NTBSatu) – Sebanyak 1.010 warga Kelurahan Kolo, Kecamatan Asakota, menerima bantuan pangan, berupa beras dan minyak goreng dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bima pada Rabu, 22 April 2026. Program ini bertujuan menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus menekan gejolak harga di tengah kebutuhan masyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima, Gufran, S.Pd., M.Si., menjelaskan, program bantuan akan berlangsung hingga Desember 2026. Pada periode Februari hingga Maret, jumlah penerima bantuan di Kelurahan Kolo mencapai 1.010 orang.

Total bantuan mencakup 20.200 kilogram beras dan 4.040 liter minyak goreng. Setiap warga menerima 20 kilogram beras serta 4 liter minyak goreng sesuai ketentuan.

Pemkot Bima menjalankan program ini bersama Perum Bulog dan Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Sinergi tersebut memperkuat langkah pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan, terutama bagi warga yang membutuhkan dukungan langsung.

Program Berlanjut dan Layanan Tetap Maksimal

Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E., menegaskan, bantuan pangan juga akan menjangkau 25 kelurahan lain sesuai data dari dinas terkait. Pemerintah berupaya memastikan pemerataan bantuan, agar seluruh masyarakat merasakan manfaat program tersebut.

Ia juga menjelaskan kondisi keuangan daerah yang menghadapi efisiensi akibat pemotongan dana transfer pusat. Meski begitu, pemerintah tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat tanpa penurunan kualitas.

“Pelayanan dasar kepada masyarakat tetap menjadi prioritas. Anggaran untuk gaji bilal, imam, marbot, guru ngaji, serta kegiatan MTQ tetap tersedia dan akan terus dilaksanakan,” tegasnya.

Selain program pangan, pemerintah kota juga mempercepat pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah tipe C dengan konsep modern. Fasilitas ini akan mendukung layanan KJSU serta kesehatan ibu dan anak dengan kapasitas 100 tempat tidur. Target penyelesaian jatuh pada tahun 2026.

Pemerintah juga menyiapkan layanan ambulans gratis serta bantuan pemulangan pasien rujukan bagi warga kurang mampu. Di akhir kegiatan, Wali Kota mengajak warga menjaga kebersamaan serta ikut memeriahkan Pawai Rimpu Mantika.

“Mari kita sukseskan Pawai Rimpu Mantika yang akan dilaksanakan pada hari sabtu 25 April, mendatang. Ini adalah momentum untuk menunjukkan bahwa Kota Bima mampu dan siap dalam menyukseskan festival kelas nasional ini,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button