Tujuh Mahasiswa STKIP Tamsis Bima Tiba di UiTM Malaysia, Siap Laksanakan Program International Mobility
Mataram (NTBSatu) – Sebanyak tujuh mahasiswa STKIP Taman Siswa (Tamsis) Bima, telah tiba di Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia untuk mengikuti Program International Mobility (Credit Transfer) selama satu semester.
Setibanya di UiTM, ketujuh mahasiswa tersebut langsung mendapat sambutan dari pihak kampus. Agenda penyambutan pada Jumat, 17 April 2026, bertempat di Perpustakaan Al Bukhari, UiTM Cawangan Pahang, Kampus Jengka.
Kegiatan ini menandai mulainya program mobilitas akademik internasional antara dua institusi dengan latar dan skala yang berbeda, namun dipersatukan oleh visi pengembangan pendidikan tinggi berorientasi global.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik UiTM, Prof. Madya Dr. Nazirah Ramli menyampaikan perkenalan singkat mengenai profil kampus, sistem akademik, serta fasilitas pembelajaran yang tersedia.
UiTM juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa peserta. Mereka berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut serta mahasiswa bisa memanfaatkannya secara optimal. Baik dalam mengembangkan akademik, sosial, maupun budaya.
Ia menegaskan, program International Mobility tidak hanya bertujuan memberikan pengalaman akademik lintas negara, tetapi juga memperkuat pertukaran sosial dan budaya.
“Dampak yang kita harapkan dari program ini tidak sebatas pada akademik, tetapi juga pada penguatan pengalaman sosial dan budaya. UiTM ingin membuka ruang pertukaran budaya sehingga mahasiswa UiTM dan mahasiswa tamu sama-sama memperoleh manfaat global,” ujarnya.
Sebanyak tujuh mahasiswa STKIP Taman Siswa Bima mengikuti program ini, yaitu:
Sika (Pendidikan Matematika), Fitri Awalia Putri (Pendidikan Bahasa Inggris), Ririn Deswita (PGSD), Tri Juniarti (Pendidikan Teknologi Informasi), Rahmat Arif Muhtadi (Pendidikan Bahasa Inggris), M. Abid Saputra (PGSD), dan Nur Aisah (Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi).
Mewakili mahasiswa peserta, Rahmat Arif Muhtadi menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat serta fasilitas dari UiTM. Ia juga menyampaikan komitmen untuk mengikuti seluruh rangkaian program dengan sungguh-sungguh.
“Kita akan memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar secara maksimal, serta mematuhi seluruh peraturan yang berlaku selama mengikuti kegiatan International Mobility,” ujarnya.
Awal Mula Kerja Sama dengan UiTM Malaysia
Kerja sama internasional ini diinisiasi oleh Ika Suciwati, Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) STKIP Taman Siswa Bima, pada awal tahun 2025.
Inisiatif tersebut berangkat dari pengalaman pribadinya sebagai peserta program International Mobility di UiTM selama dua minggu. Saat itu ketika masih berstatus mahasiswa aktif di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.
Selanjutnya, pengalaman tersebut kemudian menjadi inspirasi untuk membuka akses internasional yang lebih luas bagi mahasiswa STKIP Taman Siswa Bima.
Kegiatan pertukaran mahasiswa ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Pimpinan Yayasan Sudirman.
Secara khusus, Dr. H. Ibnu Khaldun Sudirman, selaku Ketua STKIP Taman Siswa Bima, menyampaikan harapannya agar program ini tidak hanya menjadi momentum strategis dalam mendukung penguatan akreditasi institusi saja.
“Program ini harus menjadi kesempatan emas bagi mahasiswa Taman Siswa untuk membangun mindset global, memperluas wawasan internasional, dan meningkatkan daya saing lulusan,” ujarnya.
Bagi STKIP Taman Siswa Bima sebagai perguruan tinggi swasta yang berkembang di kawasan timur Indonesia, kolaborasi dengan UiTM memiliki makna strategis dan emosional. Kerja sama ini menunjukkan bahwa keterbatasan geografis dan skala institusi bukanlah penghalang untuk berpartisipasi aktif dalam ekosistem pendidikan tinggi global.
Agenda penyambutan ditutup dengan kegiatan berkeliling area Perpustakaan Al Bukhari. Sekaligus pengenalan berbagai ruang, layanan, dan fasilitas perpustakaan. Di mana mahasiswa bisa memanfaatkannya sebagai penunjang kegiatan akademik selama mengikuti program International Mobility. (*)



