STKIP Taman Siswa Bima Perkuat Mobilitas Internasional Mahasiswa Melalui Kolaborasi Strategis
Bima (NTBSatu) – STKIP Taman Siswa Bima menyelenggarakan seminar internasional bertajuk “Sharing Session: Exchange and Mobility Programs”, pada Sabtu, 4 April 2026. Tujuannya, untuk membekali mahasiswa menjelang pelaksanaan program mobilitas luar negeri.
Kegiatan yang berlangsung secara virtual melalui platform Zoom ini menghadirkan praktisi dari organisasi VOICE. Guna membedah tantangan akademik dan adaptasi budaya di kancah internasional.
Langkah ini menandai upaya institusi dalam meningkatkan daya saing lulusan melalui ekspansi wawasan global. Di tengah meningkatnya permintaan pasar kerja terhadap sumber daya manusia dengan pengalaman lintas budaya, program mobilitas ini menjadi instrumen krusial bagi STKIP Taman Siswa Bima untuk mengintegrasikan standar pendidikan tinggi lokal dengan praktik internasional.
Wakil Presiden VOICE, Haidar Putra memaparkan, kerangka teknis dan mentalitas yang dibutuhkan selama menjalani studi di Malaysia. Dalam penjelasannya, ia menekankan, keberhasilan dalam program pertukaran tidak hanya bergantung pada kemampuan akademik. Tetapi juga, pada produktivitas dan kemampuan untuk terus berkembang (grow up) di lingkungan yang asing.
Haidar Putra menyatakan, pengalaman langsung di lapangan menjadi katalisator bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemandirian. Fokus utama yang disampaikan mencakup manajemen waktu selama studi dan taktik integrasi sosial di kampus mitra, yang diharapkan dapat meminimalisir kendala gegar budaya (culture shock).
60 Mahasiswa Berpartisipasi
Melengkapi aspek teknis, Partnership Lead VOICE, Romi Setiawan mengidentifikasi penguasaan bahasa Inggris sebagai hambatan utama sekaligus peluang dalam program pertukaran. Ia menegaskan, peningkatan kompetensi bahasa bukan sekadar persyaratan administratif. Melainkan, keterampilan bertahan hidup yang mendasar untuk mendukung keberhasilan studi di luar negeri.
Data internal kegiatan mencatat sebanyak 60 mahasiswa aktif berpartisipasi dalam sesi ini. Partisipasi tersebut mencerminkan tingginya minat mahasiswa terhadap program internasionalisasi yang tengah institusi galakkan di bawah kepemimpinan Rektor STKIP Taman Siswa Bima, Assoc. Prof. Dr. H. Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si.
Secara substantif, seminar ini merinci gambaran komprehensif mengenai perbedaan sistem pembelajaran antara Indonesia dan negara tujuan. Hal ini mencakup tata cara interaksi dosen-mahasiswa, standar kepenulisan akademik internasional, serta dinamika kehidupan sosial yang mendukung perluasan jaringan profesional di masa depan.
Harapannya, kolaborasi antara STKIP Taman Siswa Bima dan Tim VOICE mampu menjadi jembatan bagi peningkatan kapasitas mahasiswa, khususnya di bidang pengembangan bahasa. Program ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang kampus untuk membangun kemitraan internasional yang berkelanjutan.
Moderator Ika Suciwati, M. TESOL., mengarahkan jalannya dialog untuk memastikan, peserta memahami secara merata setiap poin teknis mengenai administrasi dan pelaksanaan program. Penguatan kompetensi nonakademik, seperti adaptasi lingkungan dan manajemen krisis pribadi, juga menjadi poin diskusi yang intens.
Hingga laporan ini terbit, pihak penyelenggara menyatakan, kegiatan ini akan diikuti dengan rangkaian pelatihan intensif lainnya sebagai bagian dari persiapan final keberangkatan mahasiswa. Evaluasi rutin akan dilakukan untuk memantau sejauh mana kesiapan kompetensi bahasa dan pemahaman budaya peserta program mobilitas. (*)



