Daerah NTB

IKS Lombok Gelar Halalbihalal 2026, Din Syamsuddin dan Fahri Hamzah Hadir

Mataram (NTBSatu)Ikatan Keluarga Samawa (IKS) Pulau Lombok kembali menggelar agenda tahunan Halalbihalal untuk mempererat silaturahmi warga Sumbawa di Pulau Lombok.

Panitia akan menggelar kegiatan ini pada Minggu, 12 April 2026, pukul 08.30 Wita, di Auditorium Kampus 2 UIN Mataram.

IKLAN

Ketua IKS Pulau Lombok, Prof. Dr. H. Subhan Abdullah Acim menegaskan, Halalbihalal bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi kewajiban moral untuk memperkuat kebersamaan pasca-Ramadan.

“Ini sudah menjadi tradisi kami. Sebagai warga perantau, kami membutuhkan wadah untuk merajut silaturahmi, dan Halalbihalal ini menjadi momentum penting,” ujarnya kepada NTBSatu, Rabu, 8 April 2026.

Tahun ini, panitia menghadirkan sejumlah tokoh nasional asal Sumbawa. Din Syamsuddin akan menyampaikan hikmah Halalbihalal.

Selain itu, Fahri Hamzah akan memberikan sambutan sebagai Tau Tu Seloka, yang berarti tokoh yang dituakan.

Panitia menargetkan sekitar 600 peserta yang terdiri atas mahasiswa, pelajar, serta masyarakat Sumbawa dari berbagai wilayah di Pulau Lombok, dengan Kota Mataram sebagai pusat konsentrasi.

Prof. Subhan menjelaskan panitia memilih lokasi di lingkungan kampus karena lebih efisien dan representatif dibandingkan hotel. Fasilitas yang memadai dan biaya yang lebih hemat menjadi pertimbangan utama.

Usung Konsep Gotong Royong

Panitia juga mengusung konsep Besiru atau gotong royong dalam penyelenggaraan acara. Seluruh warga Sumbawa berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing.

“Alhamdulillah, kami telah mengumpulkan dana sekitar Rp55 juta. Dana ini cukup untuk menyelenggarakan acara yang sederhana namun tetap khidmat,” jelasnya.

Panitia menyusun rangkaian acara yang mencakup pembukaan, pembacaan Kalam Ilahi, doa, laporan ketua panitia, ceramah hikmah Halalbihalal, sambutan tokoh, hingga hiburan berupa lagu-lagu daerah Sumbawa dan penampilan paduan suara.

Panitia mengangkat tema “Sasopo Ate, Ma Bau Bakalako”, yang bermakna menyatukan hati agar dapat memberi manfaat bagi sesama.

“Tema ini relevan dengan kondisi global dan regional yang dinamis, sehingga membutuhkan solidaritas dan empati sosial,” tambahnya.

Prof. Subhan mengajak seluruh masyarakat Sumbawa di Pulau Lombok untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Kehadiran kita semua menjadi simbol kebersamaan dan kekeluargaan. Mari kita jaga dan perkuat ikatan ini,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button