Sumbawa

Satu Tahun Kepemimpinan Jarot-Ansori, Kemantapan Jalan Sumbawa Tembus 50 Persen

Realisasi Program Fisik 2025

Sepanjang 2025, Pemkab Sumbawa juga merealisasikan sejumlah program fisik. Dinas terkait merehabilitasi dan meningkatkan jalan usaha tani sepanjang 24 kilometer dengan anggaran Rp7,2 miliar untuk memperlancar mobilitas sektor pertanian.

Pemkab membangun jalan lingkungan (aspal dan trotoar) sepanjang 8.080 meter dengan anggaran Rp5,4 miliar. Pemerintah daerah juga melakukan pemeliharaan jalan berkala sepanjang 10,035 kilometer dengan anggaran Rp13,5 miliar. Serta, pemeliharaan rutin sepanjang 73,7 kilometer sebesar Rp8,4 miliar.

Selain itu, Pemkab melakukan pemeliharaan berkala Jalan Lintas BTN Bukit Permai, Kelurahan Seketeng sepanjang 5 kilometer dengan anggaran Rp135 juta.

“Belanja infrastruktur tersebut secara langsung menaikkan indikator kemantapan jalan menjadi 50 persen pada tahun pertama pemerintahan Jarot-Ansori,” demikian tertulis dalam laporan resmi tersebut.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot menegaskan, pemerintah daerah memprioritaskan infrastruktur jalan karena berdampak langsung terhadap distribusi hasil pertanian, akses layanan publik, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Anggaran ini bukan sekadar belanja fisik. Tetapi investasi jangka panjang untuk memperkuat konektivitas dan pemerataan pembangunan,” ujarnya dalam laporan resmi tersebut.

Dengan capaian awal 50 persen, Pemkab Sumbawa menilai target 80 persen kemantapan jalan dalam lima tahun tetap berada pada jalur terukur selama pemerintah daerah menjaga konsistensi anggaran dan koordinasi dengan pemerintah pusat.

Pemkab Sumbawa memastikan, pembangunan infrastruktur jalan terus berlanjut secara bertahap guna memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Sumbawa. (*)

Laman sebelumnya 1 2

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button