Ekonomi BisnisHEADLINE NEWS

Ekonomi NTB 2025 Tumbuh tapi Tertinggal, Urutan Ketiga Terbawah se-Indonesia

Pertumbuhan Ekonomi NTB 2025 per Triwulan

Misalnya pada triwulan I tahun 2025, Ekonomi NTB mengalami kontraksi yang paling dalam. Menyentuh angka minus 1,47 persen. Angka ini menempatkan NTB sebagai salah satu dari hanya dua provinsi di Indonesia yang mengalami kontraksi ekonomi, bersama Papua Tengah yang tertekan lebih dalam hingga minus 25,53 persen.

Pada triwulan II tahun 2025, ekonomi NTB tumbuh sedikit daripada triwulan I periode yang sama. Namun masih mengalami kontraksi menyentuh angka minus, yaitu 0,82 persen. Angka ini menempatkan NTB pada posisi kedua terendah setelah Papua Tengah.

Setelah dua kuartal berturut-turut berada di angka minus, pada triwulan III tahun 2025, akhirnya NTB mencatat pertumbuhan positif, yaitu, 2,82 persen. Pertumbuhan ini setelah PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) kembali mendapatkan izin ekspor konsentrat tembaga. Namun, capaian ini belum cukup kuat untuk mengangkat posisi NTB dari papan bawah nasional.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, NTB masih berada di urutan ketiga terendah pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Jauh di bawah rata-rata nasional 5,04 persen. Hanya lebih baik dari daerah Papua Tengah minus 16,11 persen dan Papua Barat minus 0,13 persen.

Demikian, pada triwulan IV tahun 2025, pertumbuhan ekonomi NTB menunjukkan tren positif. Mengalami kenaikan dari triwulan tiga, yaitu 3,97 persen (q-to-q) dan melonjak 12,49 persen (y-on-y).

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5Laman berikutnya

Muhammad Yamin

Jurnalis NTBSatu

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button